Kaltim Cyber Province Demi Peningkatan Kualitas Pelayanan

SAMARINDA - Provinsi Kalimantan Timur terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya dengan mewujudkan Kaltim sebagai cyber province melalui berbagai program pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

"Maksud ditetapkan Kaltim sebagai cyber province adalah untuk mewujudkan keselarasan dan keterpaduan di bidang teknologi informasi yang bertujuan untuk memberikan arahan strategis kepada jajaran pengambil keputusan di lingkungan Pemprov Kaltim dalam kaitannya dengan penyelenggaraan layanan pemerintah berbasis TIK," kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak melalui Asisten Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltim Bere Ali dalam acara Lokakarya Cyber Kaltim Menuju Kaltim Maju 2018 pada Kamis (28/7).

Menurutnya, Kaltim Cyber Province merupakan salah satu bentuk inisiatif yang harus dikembangkan untuk mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat dan pemerintah dalam rangka meningkatkan interaksi pemerintah dan rakyat.

"Untuk mewujudkan Kaltim Cyber Province diperlukan suatu kebijakan dan langkah strategis dalam pengelolaan TIK. Selain itu, perlu ada penjabaran lebih lanjut yang bersifat operasional pada tingkat SKPD," katanya.

Terdapat sejumlah keuntungan dalam membangun cyber province, diantaranya, terdapat efisensi anggaran bidang TIK, memudahkan pemeliharaan terpadu terhadap jaringan dan peralatan TIK, memudahkan monitoring dan pengawasan terpadu aplikasi, memudahkan keamanan untuk mencegah serangan pengrusakan dan backup data.

Selain itu, Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekretaris Provinsi setiap saat dan dimana saja bisa mengakses semua program atau kegiatan melalui  smart phone.

"Pemprov Kaltim terus meningkatkan penggunaan TIK dan mendorong semua pihak untuk membangun e-governmence menuju cyber province di berbagai sektor untuk meningkatkan efisiensi kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dengan mulai membiasakan diri berkoordinasi dengan memanfaatkan jaringan intranet dan internet baik melalu email, twitter, facebook dan media sosial lainnya. sehingga seluruh jajaran birokrasi Pemprov Kaltim dapat terus didorong agar melek IT," katanya. (rus/sul/es/humasprov)

Berita Terkait