Kaltim Segera Hadirkan Kembali PMP

Dr H Awang Faroek Ishak

 

Kaltim Segera Hadirkan Kembali PMP

 

SAMARINDA - Pembelajaran pendidikan Pancasila di sekolah yang dulu dikenal dengan mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) akan kembali dihadirkan di sekolah-sekolah di Kaltim. Kebijakan ini penting agar putra-putri Kaltim tidak meninggalkan nilai-nilai dalam Pancasila dan terjerembab pada paham-paham radikalisme.

 

Pendidikan tersebut penting, agar wawasan kebangsaan putra-putri Kaltim semakin baik ke depan. Pendidikan tersebut juga akan didukung dengan pendidikan bela negara serta bagaimana kewaspadaan generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan Narkoba. "Materi ini akan kita berikan kepada para pelajar di sekolah bahkan hingga mahasiswa di perguruan tinggi. Tujuannya agar jiwa nasionalisme terhadap negara ini semakin baik di dada para generasi muda kita," kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat Dialog Kebangsaan di Pendopo Lamin Etam, Minggu (31/7).

 

Pendidikan PMP ini terlebih dulu akan diberikan kepada guru dan dosen. Setelah itu, baru pelajar dan mahasiswa. Awang yakin penguatan wawasan kebangsaan yang dibangun melalui pendidikan Pancasila, bela negara dan pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat menyelamatkan bangsa ini dari keterpurukan. "Jadi, yakinlah pemerintah daerah telah memikirkan itu. Ke depan pendidikan dengan mengedepankan nilai kebangsaan dapat mewujudkan masyarakat yang bermartabat dan sejahtera. Karena, daerah ini memiliki masyarakat yang saling menghargai dan bertoleransi terhadap sesama," jelasnya. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait