Kaltim Tidak Kekurangan Guru Penyebaran Guru Perlu Ditinjau Ulang


SA0MARINDA- Kaltim diyakini hingga saat ini tidak kekurangan tenaga guru. Terbukti, ketika wisuda gelombang I Universitas Mulawarman (Unmul) tahun ini, dari 1.529 lulusan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang terbanyak meluluskan mahasiswa, yakni sebanyak 354 orang.

Artinya daerah ini memiliki lulusan pendidikan keguruan, tetapi yang menjadi perhatian Pemprov Kaltim adalah penyebaran tenaga guru yang tidak merata. Terutama yang mengajar atau bertugas di wilayah pedesaan hingga perbatasan.

“Kita bersyukur, Kaltim sebenarnya tidak kekurangan guru. Hanya saja, penyebaran guru tidak merata. Karena itu, harus diatur kembali, terutama penempatan guru,” kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak akhir pekan lalu di Samarinda.

Selanjutnya, untuk mendukung peningkatan kualitas kompetensi guru, Pemprov Kaltim juga terus memberi dukungan dengan menyekolahkan para guru hingga ke jenjang Strata 2.

Guru yang mendapat kesempatan tersebut berbagai jenjang pendidikan, mulai jenjang TK/RA, SD/MI, SMP/MTs dan SMA sederajat, termasuk guru  untuk setiap mata pelajaran di tiap-tiap sekolah.

“Langkah ini diharapkan mendukung peningkatan kualitas kompetensi para guru di Kaltim. Tetapi, terpenting adalah guru mau ditempatkan di mana saja, khususnya yang mendaftar menjadi guru dengan status Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS),” jelasnya.(jay/sul/es/hmsprov).

Berita Terkait