Kamtibmas Kaltim Tanggung Jawab Bersama


SAMARINDA – Kondusifitas harus tetap terjaga dan terpelihara, sehingga masyarakat maupun pemerintah dapat melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan baik. Karenanya, Asisten Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltim H Bere Ali menegaskan penciptaan kondisi daerah melalui keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bukan tanggung jawab pemerintah semata.
Tetapi lanjutnya, bagaimana terbangaun sinergitas yang baik antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terkait dengan  kodusifitas daerah. Penegasan itu disampaikan Bere saat mewakili Gubernur Kaltim pada Safari Ramadan 1437 Hijriah Pemprov Kaltim di Masjid Al Iman Mangkuraja I Tenggarong, Senin (27/6).
Menurut dia, masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan Kamtibmas dan deteksi dini  terhadap indikasi konflik.  
“Kami rasa dalam menciptakan Kamtibmas di Kaltim sudah menjadi tanggung jawab bersama dan kita semua memiliki peran sangat penting mewujudkan daerah yang selalu kondusif,” katanya.
Bere berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi apabila menerima informasi yang belum jelas sumbernya. Termasuk, tidak mudah terpengaruh mengikuti suatu aliran yang ternyata bertentangan dengan aturan negara bahkan agama.  
Sementara itu Wakil Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengemukakan hingga saat ini kondisi kabupaten tersebut tetap terjaga dan terpelihara dengan baik. Walaupun diakuinya, beberapa waktu lalu Kutai Kartanegara termasuk beberapa daerah lainnya di Kaltim sempat dihebohkan dengan kehadiran  kelompok Gafatar.
“Kami bersyukur hingga saat ini kondusifitas tetap terjaga dan terpelihara. Ini semua berkat dukungan dan peran aktif masyarakat bersama pemerintah,” ujarnya. (yans/sul/es/humasprov)

Berita Terkait