Kembangkan Integrasi Peternakan, Tambang dan Sawit

SAMARINDA - Saat ini sudah mulai banyak perusahaan mengintegrasikan ternak di lahan perusahaan mereka. Perusahaan di sektor pertambangan batu bara misalnya melakukan integrasi sapi di lahan eks tambang. Sedangkan perusahaan perkebunan melakukan kegiatan integrasi sapi di kebun sawit.

Diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kaltim H Dadang Sudarya bahwa perusahaan tambang PT Coalindo di Kutai Kartanegara akan mengembangkan sapi sebanyak 130 ekor dan kambing 750 ekor di lahan eks tambangnya.

Demikian pula, sinergi dua perusahaan di Kabupaten Berau yakni PT  Berau Coal dan PT Sinar Mas Group ikut mengembangkan pembibitan sapi di lahan eks tambang dan lahan perkebunan mereka. "Selanjutnya, masih dalam progres pembangunan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Astra Group di Kabupaten Penajam Paser Utara integrasi sapi sawit," katanya.

Khusus Astra Group PPU segera mendatangkan sapi impor 2.000 ekor dengan tahap awal diprogramkan pada  kegiatan penggemukan sapi dan bertahap dijadikan sentra sapi pembibitan yang akan terus ditambah populasinya.

Ditarget pada Oktober-Nopember tahun ini sudah mulai dilaksanakan kegiatannya bersama kedatangan ribuan ekor sapi di kandang tersebut. "Kegiatan Astra Group ini menjadi pilot project bagi perusahaan-perusahaan sawit yang murni menggunakan anggaran mereka tanpa ada bantuan pemerintah," ungkapnya.

Dadang menambahkan kegiatan perusahaan tersebut sangat sesuai dengan program pemerintah terutama dalam mendukung terwujudnya Dua Juta Sapi Kaltim seperti yang telah dicanangkan Gubernur Awang Faroek Ishak. "Program dan kegiatan integrasi sapi di lahan perusahaan sangat strategis dalam mendukung peningkatan populasi dan jumlah ternak Kaltim tanpa harus membebani APBN maupun APBD," ujarnya. (yans/sul/ri/humasprov kaltim)

Berita Terkait