Kepengurusan Dewan Pendidikan Kaltim Berakhir September

Kepengurusan Dewan Pendidikan Kaltim Berakhir September

 

SAMARINDA–Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan dan kebudayaan Dr H Sigit Muryono yang juga koordinator panitia seleksi anggota Dewan Pendidikan Kaltim (DPK) mengakui masa kepengurusan DPK akan berakhir pada September tahun ini.

Hal ini menurut Sigit mengacu pada surat keputusan pengangkatan pengurus DPK masa bhakti 2009-2014. “Tepatnya tanggal 8 bulan ini masa kepengurusan DPK masa bhakti 2009-2014 berakhir,”  kata Sigit Muryono.

Dia menerangkan, saat ini panitia seleksi DPK sedang menyiapkan pertemuan dengan para pemangku kepentingan di bidang pendidikan di Kaltim. Pertemuan ini sebagai langkah awal untuk mempersiapkan kepengurusan periode 2014-2019.

Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2010 mengatur bahwa Dewan Pendidikan dipilih dan diseleksi oleh tim independen. Sementara tugas pemerintah adalah  memfasilitasi untuk memilih tim independen minimal terdiri atas lima orang (jumlah ganjil).

Selanjutnya tim independen segera mengumumkan kepada masyarakat secara terbuka terhadap kriteria calon pengurus DPK yang akan diterima  untuk selanjutnya diseleksi.

Secara keseluruhan sebut Sigit, jumlah anggota DPK sebanyak 13 orang. “Selanjutnya, kami akan menghadap Gubernur Awang Faroek Ishak  untuk menyampaikan agenda dan tahapan seleksi penerimaan anggota DPK periode 2015-2019,” ungkap Sigit Muryono.

Sementara itu pakar pendidikan Kaltim Profesor Lambang Subagiyo (anggota panitia seleksi) mengemukakan anggota DPK terdiri atas pakar pendidikan, penyelenggara pendidikan, pengusaha, organisasi profesi, tokoh pendidikan berbasis kekhasan agama atau sosial budaya. Tokoh pendidikan bertaraf internasional serta tokoh berbasis keunggulan lokal dan organisasi sosial kemasyarakatan.

“Ketentuan ini sesuai dengan PP 17/2010 terkait rekrutmen anggota Dewan Pendidikan baik provinsi maupun kabupaten/kota,” ungkap Lambang Subagiyo. (yans/hmsprov)

Foto : Sigit Muryono

Berita Terkait
Government Public Relation