Khususnya untuk Wilayah Pedalaman dan Perbatasan

Pemprov Masih Terima Transmigran

SAMARINDA- Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan, Pemprov Kaltim tetap akan menerima  transmigran untuk ditempatkan di daerah pedalaman dan perbatasan maupun  pada pulau-pulau terluar  yang  berada  di pesisir wilayah  Kaltim.

"Kaltim sangat luas wilayahnya, tapi tidak ada orang,  kita butuh orang,  oleh  karena itu, Pemprov Kaltim bersedia menerima transmigran," kata Awang  Faroek Ishak, pada  acara dialog kebangsaan yang  berlangsung di Lamin Etam belum lama ini.

Menurut Awang, banyak pulau-pulau  yang berada  di luar  Kaltim tidak  berpenghuni, sehingga sangat rentan terhadap hilangya pulau-pulau tersebut, seperti pengalaman  sebelumnya yaitu  pulai Sipadan dan Ligitan yang diambil negara tetangga.

 "Dengan adanya warga transmigran  tentu diharapkan pulau-pulau tersebut dapat berpenghuni. Yang penting ada penghuninya dulu,  dengan demikian  Negara Tetangga  tidak akan lagi berani  mengklaim  atau mengakui pulau itu miliknya," kata Awang.

Mengenai  pengisian pulau kecil dan  terluar  yang ada di pesisir  wilayah Kaltim, Awang  Faroek Ishak meminta agar dinas terkait  cepat melakukan tindakan nyata dengan melakukan kerjasama dengan daerah-daerah yang mayoritas pendudukanya adalah nelayan.

"Kita harus bisa bekerja cepat, jangan sampai ada hal-hal yang tidak diingingkan baru ada  tindakan,  lebih baik terlambat dari tidak sama sekali.  Jajaran Disnakertrans   bersama dinas lainnya bisa melakukan kerjasama dengan dearah lainnya, seperti daerah-daerah  di Sulawesi  maupun daerah di pulau Jawa," katanya

Sementara itu, daerah pedalaman dan perbatasan juga akan ditempatkan sejumlah transmigran sebagai upaya memajukan wilayah tersebut. Diharapkan daerah-dearah yang ada penempatan warga transmigrannya nantinya akan semakin maju dan berkembang.

"Dengan penempatan warga transmigran di daerah pedalaman dan perbatasan pengelolaan sumber daya alam juga akan semakin maksimal,  khususyan untuk pengembangan dan perluasan daerah pertanian dalam arti luas di Kaltim," kata Awang Faroek. (mar/hmsprov).

//Foto. Pertanian di Kaltim maju didukung transmigran. (dok/humasprov kaltim)

 

Berita Terkait
Government Public Relation