Kilang Baru Pertamina Turunkan Pengangguran

SAMARINDA - Pengembangan proyek Up Grading Kilang Minyak Pertamina RU V Balikpapan tahun 2018 yang akan menyerap tenaga kerja asal Kaltim dinilai mampu menurunkan angka pengangguran di daerah ini, yaitu dengan target penurunan angka pengangguran di Kaltim sebesar 5,11 persen dari jumlah penduduk.

Pj Sekprov Kaltim Dr Hj Meiliana didampingi Kadisnakertrans Kaltim Abu Helmi mengatakan optimisme ini sangat beralasan, karena dari pengembangan proyek Up Grading Kilang Minyak Pertamina ini membutuhkan tenaga kerja mencapai 25.000 orang. "Saat ini saja, untuk persiapan itu, tahap pertama seleksi masuk Balai Latihan Kerja (BLK) sudah mencapai 960 orang. Jumlah tersebut dinilai mampu mendukung pengembangan Up Grading Kilang Minyak Pertamina," kata Meiliana didampingi Abu Helmi di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (24/7).

Meiliana mengatakan optimisme Pemprov Kaltim menurunkan angka pengangguran hingga 5,11 persen dipastikan terwujud. Karena, dalam mendukung 25.000 tenaga kerja, Pemprov Kaltim melalui BLK akan melatih 5.000 calon tenaga kerja.

Karena itu, Pemprov Kaltim sangat yakin mampu menurunkan angka pengangguran. Apalagi, program ini berlanjut hingga 2019. Bahkan, pemerintah daerah yakin peserta yang lolos 960 dilatih di BLK mampu terserap di Pertamina. "Kami yakin mereka diterima. Karena, hal ini sesuai keinginan Gubernur Awang Faroek Ishak agar Pertamina bisa menerima tenaga kerja asal Kaltim," kata Meiliana. (jay/sul/ri/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation