Kalimantan Timur
Kualitas SDM Kaltim Terus Ditingkatkan

Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi pada pelepasan dan serah terima mahasiswa BKT Pemprov Kaltim. (ist/humasprov kaltim).

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menegaskan Pemerintah Provinsi Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Isran Noor dan dirinya terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Benua Etam.

 

 

Khususnya pada sektor pendidikan melalui program bantuan biaya pendidikan atau Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) bagi pelajar dan mahasiswa Kalimantan Timur.

 

 

"Salah satu upaya yang kami untuk kualitas SDM melalui sektor pendidikan dengan memberikan beasiswa bagi putra-putri Kaltim," kata Hadi Mulyadi saat pelepasan dan serah terima mahasiswa BKT Pemprov Kaltim di Institut Tazkia Bogor, Jumat 2 Oktober 2020 lalu.

 

 

Sesuai visi misi pembangunan Kaltim, lanjut Wagub, pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan bidang SDM, agar daerah lebih berdaya saing, terampil dan kompeten.

 

 

Karenanya, pemberian beasiswa menjadi momentum penting dan strategis dalam memacu peningkatkan SDM daerah melalui sektor pendidikan, tanpa terkecuali dan berhak diperoleh bagi masyarakat Kaltim.

"Saat ini memang hanya hitungan puluhan orang, tapi nantinya akan ada ratusan putra-putri terbaik Kaltim di sini yang menempuh pendidikan," sebutnya.

 

 

Walaupun diakui mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini, jumlah penerima beasiswa melalui program BKT mencapai ribuan orang yang tersebar di berbagai perguruan tinggi dan sekolah tingkat atas (SMU/SMK dan sederajat).

 

 

Terkhusus perguruan tinggi ungkapnya, Pemprov Kaltim telah memetakan kebutuhan ketersediaan SDM yang kompeten sesuai bidangnya, sehingga beasiswa yang diberikan bagi mahasiswa benar-benar tepat guna dan tepat sasaran serta mampu memacu percepatan pembangunan daerah guna kesejahteraan rakyat.

 

 

"Pemprov tidak segan memberikan beasiswa bagi mahasiswa. Ini penting dalam menjawab kebutuhan SDM di Kaltim yang lebih berkualitas, profesional dan mampu bersaing dengan daerah bahkan negara lain," tegas Hadi. (yans/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait