Kalimantan Timur
Maksimalkan Potensi ZIS

Foto:seno/humasprovkaltim

SAMARINDA - Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Penyusunan RKAT 2021 dan Pelatihan  Satuan Audit Internal (SAI) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Kaltim yang dilaksanskan Baznas Kaltim,  resmi dibuka Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi di Groovy Room Hotel Harris Samarinda, Jumat (4/12).

Hadi Mulyadi mengharapkan kepada  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim maupun Baznas kabupaten/kota, untuk memaksimalkan potensi penerimaan Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS).

"Potensi zakat yang berasal dari umat dapat dihimpun dan dikelola secara baik, maka dana tersebut dapat menjadi dana alternatif untuk penyelesaian berbagai masalah, khususnya dalam rangka pengentasan kemiskinan," kata Hadi Mulyadi.

Wagub menambahkan, potensi zakat di Kaltim sangat besar, namun belum dikelola secara maksimal, maka dari itu diharapkan pengurus Baznas Kaltim dan daerah harus melakukan inovasi dan kreasi bagaimana potensi yang ada bisa digali untuk kepentingan umat.

"Dengan adanya Rakorda ini,  tentu kita harapkan dapat membawa pembaharuan dalam pengelolaan, pengawasan, serta melakukan pendayagunaan terhadap zakat bagi masyarakat," tandasnya.

Hadi Mulyadi mengharapkan pengelolaan ZIS harus lebih dan transparan pemanfaatannya maksimal dan tepat sasaran untuk pemberdayaan dan kesejahteraan umat Islam dan masyarakat Kaltim.

"Pengelolaan ZIS hendaknya juga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah terlebih di masa pandemi Covid-19, karena masyarakat sangat memerlukan adanya dukungan finansial," kata Hadi Mulyadi.

Kakanwil Kemenag Kaltim Drs. H.Masrawan, M.Ag mengatakan zakat merupakan bagian dari rukun Islam dan menjadi salah satu unsur pokok dalam memperkokoh pilar ekonomi umat yang berbasis syariah. 

"Oleh karenanya, harapan masyarakat pada Organisasi Pengelola Zakat (OPZ)  menjadi lembaga yang amanah dan professional semakin besar. Hal tersebut akan berdampak pada perubahan paradigma pengelolaan zakat yang semula bersifat konvensional dan apa adanya menuju pengelolaan zakat yang professional dan transparan," kata Masrawan.

Tampak hadir Ketua RI Baznas di wakili Kepala Biro Hukum Baznas Dr. Ahmad Hambali. Ketua  Baznas Kaltim Fachrul Ghazi  diwakili Ketua II Baznas Kaltim Faridhotul Islam berserta jajaran Baznas Kaltim, Ketua Baznas kabupaten/kota serta undangan lainnya.(mar/ri/humasprov Kaltim)

Berita Terkait