Mekanisasi Dukung Swasembada Beras Kaltim

Gerakan Panen Raya Desa Sebakung PPU

BABULU – Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP bersama Kelompok Tani Mekar Jaya Desa Sebakung Jaya Kecamatan Babulu Penajam Paser Utara telah melakukan Gerakan Panen Raya dan mampu membuktikan dukungan mekanisasi hasil produksi lebih tinggi.

Menurut Mukmin, program swasembada beras di Kaltim akan terwuuud namun perlu dukungan semua pihak. “Khususnya lembaga perbankan milik daerah (BPD Kaltim),” ujarnya pada Gerakan Panen Raya di Desa Sebakung Jaya, Jumat (12/9).

Dihadapan ratusan para petani yang tergabung dalam puluhan  kelompok tani Kecamatan Babulu, Mukmin mengatakan Kaltim merupakan daerah yang sangat potensial untuk pengembangan     pertanian dalam arti luas.

Karenanya, dirinya mengharapkan agar seluruh komponen di daerah baik pemerintah, swasta bahkan lembaga perbankan termasuk masyarakat harus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kegiatan pertanian.

Pemprov Kaltim melalui kebijakan Gubernur Awang Faroek Ishak ujarnya, telah memberikan dukungan penuh dalam pengembangan kegiatan pertanian. “Bahkan menjadikan program ini sebagai program prioritas pembangunan daerah,” ujar Mukmin.

Terhadap kebutuhan petani untuk memperoleh kredit guna pengembangan usaha  pertaniannya. Mukmin menegaskan Pemprov Kaltim telah menyediakan kredit melalui Bankaltim dan dapat diakses siapa saja khususnya petani.

“Panen gabah kering panen yang kita lakukan tadi sangat berkualitas dengan hasilproduksi yang tinggi. Tentunya berkat dukungan alat mesin pertanian dan pengadaannya perlu didukung  pihak perbankan melalui kredit usaha pertanian,” ungkapnya.

Selain itu, melalui Dinas Pekerjaan Umum serta instani terkait Pemprov Kaltim telah memberikan dukungan pembangunan jalan tani khususnya di sentra-sentra pertanian seperti di Kecamatan Babulu yang menjadi sentra beras PPU bahkan Kaltim.

Termasuk rencana pembangunan irigasi dengan membendung Sungai Telake  gyna memudahkan pengairan lahan sawah yang selama ini hanya mamu berproduksi satu kali setahun karena keterbatasan ketersediaan air.

“Pokoknya para petani tidak perlu ragu dengan komitmen kami. Saya turun langsung melakukan pengecekan kelapangan sekaligus mengamankan kebijakan Gubernur tentang pengembangan sektor pertanian di sentra pertaian di kabupaten se-Kaltim,”  jelas Mukmin.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura H Ibrahim mengemukakan potensi pertanian di Kaltim sangat besar salah satunya sentra pertanian yang terdapat di Kabupaten Penajam Paser Utara.

“PPU berpotensi besar untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan di daerah.  Terbukti lahan kering atau atau kawasan tadah hujan mampu menghasilkan gabah kering panen (padi) cukup  besar 6,5 ton dengan menggunakan alsintan,” ujar Ibrahim.

Kedepan lanjut Ibrahim, Pemprov didukung anggaran APBN telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan alsintan. Sehingga, selain mampu menghasilkan gabah kering panen yang berkualitas juga mengurangi kehilangan gabah yang terbuang saat pasca panen.

Dalam kesempatan itu, Wagub Mukmin Faisyal memberikan bantuan alsintan kepada para ketua kelompok di Kecamatan Babulu. Tampak hadir staf ahli Bupati bidang ekonomi dan keuangan Andi Iskandar Kalala dan Camat Babulu Ali Rahman serta para pimpinan SKPD terkait di jajaran Pemkab PPU serta Direktur Bukakan Riyanto.(yans/hmsprov) 

 

//Foto: UJI MESIN. Wagub Mukmin Faisyal bersama Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan H Ibrahim menguji mesin pertanian sekaligus melakukan Gerakan Panen Raya di lahan Kelompok Tani Mekar Jaya di Desa Sebakung Jaya Kecamatan Babulu Penajam Paser Utara.(masdiansyah/humasprov)

Berita Terkait