Membuat Drainase di Desa Sungai Limau

Pemprov Kaltim Apresiasi Kaum Perempuan Sebatik

SAMARINDA - Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim memberikan apresiasi tinggi kepada kaum perempuan di Dusun Berjoko. Desa Sungai Limau Kecamatan Sebatik, Nunukan yang mampu menyelesaikan pekerjaan drainase di desa tersebut.  
Kepala BPMPD Kaltim HM Jauhar Efendi mengatakan aktivitas yang dilakukan kaum perempuan di Desa Sungai Limau sangat tinggi.  Sukses ini pulalah yang  mengantarkan Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Kecamatan Sebatik meraih juara I  lomba UPK tingkat Kabupaten Nunukan. UPK Kecamatan Sebatik pun menerima bantuan dari Pemprov Kaltim  Rp255 juta.
“Kenapa masyarakat di Sungai Limau, terutama kaum perempuan turut melaksanakan kegiatan pembuatan drainase itu, karena setiap kali hujan rumah-rumah penduduk di desa tersebut selalu kebanjiran dan beberapa titik bahkan mengalami longsor. Karena itulah, usulan kegiatan tersebut dilakukan,” kata Jauhar Efendi ketika dikonfirmasi di Samarinda, Senin (23/12).  
Menurut dia, masyarakat juga sering mengusulkan perbaikan drainase melalui kecamatan. Tetapi, belum ada tindak lanjut. Namun, sesuai musyawarah rembuk masyarakat desa kegiatan tersebut diusulkan ke UPK Kecamatan sebagai pengelola PNPM.  
Usulan itu ternyata dapat diterima dan dibantu, sesuai tahapan dan perencanaan PNPM. Karena usulan itu termasuk kategori prioritas yang dibiayai melalui PNPM.  
“Partisipasi perempuan di Desa Sungai Limau ini sangat baik dan layak dicontoh. Apresiasi tinggi kami berikan kepada mereka,” jelasnya.        
Jauhar menambahkan, Pemprov Kaltim akan terus melakukan pembinaan kegiatan PNPM-MP  di seluruh kabupaten.  Peran dan fungsi Pemprov Kaltim melalui Satuan Kerja PNPM jelas disebutkan pada petunjuk teknis, yaitu dari segi pembinaan  dan pengawasan serta evaluasi.  
Pemprov Kaltim saat ini sudah banyak melakukan terobosan, antara lain melakukan pembinaan pelatihan kapasitas para pelaku UPK di 25 kecamatan dari 10 kabupaten di Kaltim dan Kaltara.  
“Ke depan Pemprov Kaltim bertekad untuk melakukan pembinaan terhadap UPK terbaik di masing-masing kabupaten. Dengan begitu, diharapkan Pemprov Kaltim bisa membantu, mengembangkan dan memamerkan hasil usaha masing-masing kelompok yang tergabung dalam UPK,” jelasnya.
Menurut Jauhar, saat ini progres pembangunan di Desa Sungai Limau Kecamatan Sebatik mencapai 95 persen. Sementara, kegiatan drainase yang dilakukan kaum perempuan di Desa Sungai Limau meliputi volume kegiatan 775 meter yang bersumber dari alokasi dana PNPM-MP Rp305 juta ditambah swadaya masyarakat Rp600 ribu. (jay/hmsprov)
 

Berita Terkait
Government Public Relation