Momentum Tingkatkan Solidaritas di Bulan Ramadhan


SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak  meminta kepada seluruh umat muslim untuk terus meningkatkan  solidaritas  dan kepedulian terhadap sesama, khususnya menolong mereka yang tidak mampu, anak yatim piatu maupun kaum dhuafa sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
"Rasulullah SAW, mengajarkan kepada umat untuk senantiasa bisa memberi, saling tolong menolong, khususnya bagi anak yatim piatu, maupun  fakir miskin dan keluarga tidak mampu," kata Awang Faroek Ishak pada Safari Ramadhan dan penyerahan bantuan sosial terencana  kepada  4.431 anak yatim dan  penyerahan hadiah kepada pemenang lomba semarak Ramadhan 1437 Hijriah yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al Mujahidin Samarinda Seberang, Rabu (29/6).     
Silaturahmi ini, lanjut Awang Faroek  menggambarkan bahwa Islam itu adalah agama Rahmantan Lil'alamin. Apalagi  Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan penuh berkah sehingga seluruh Umat Islam tidak terkecuali pegawai Pemprov  Kaltim ingin memanfaatkan  untuk meraih kemenangan dengan bersedekah.
Awang Faroek mengimbau agar pemberian santunan kepada anak yatim, tidak saja diberikan pada saat  Ramadhan, tetapi juga bisa dilakukan di luar bulan puasa.
"Santunan ini tepat, apalagi di Bulan Suci Ramadhan. Karena Ramadhan merupakan bulan penuh berkah dan akan menjadi sempurna ketika umat manusia menjadi insan yang saling berbagi terlebih kepada mereka yang membutuhkan. Mari kita tingkatkan solidaritas  antarsesama," kata Awang Faroek.
Sementara itu Asisten Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltim H Bere Ali dalam laporannya mengatakan bantuan sosial terencana melalui dana APBD diberikan untuk 4.431 anak yatim di 87 panti asuhan di Kaltim.
Bantuan secara simbolis diberikan untuk panti di Kota Samarinda. Sedangkan sisanya akan ditransfer langsung ke rekening panti asuhan yang bersangkutan dengan total dana bantuan Rp1, 621 miliar.
"Selain bantuan sosial terencana untuk anak yatim, bantuan juga datang dari pejabat Eselon I, II, III dan staf. Mereka turut andil dan peduli terhadap anak yatim. Bantuan terhimpun dari 53 orang secara pribadi memberikan santunan untuk 1.092 anak yatim dengan rincian bantuan masing-masing anak yatim mendapatkan Rp200.000," kata Bere Ali. (mar/sul/es/humasprov).

Berita Terkait