Pembangunan Keluarga Untuk Ciptakan Ketahanan Keluarga


SAMARINDA - Dalam rangka ketahanan keluarga dan karakteristik keluarga yang kuat untuk menciptakan ketahanan keluarga yang berkualitas, 

Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim menggelar Penyediaan Pelayanan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender dan Anak, berlangsung di Hotel Selyca Mulia Samarinda, Senin (16/12/2019).

Kepala Dinas KP3A Kaltim Halda Arsyad mengatakan pembangunan keluarga menjadi salah satu isu pembangunan Nasional dengan penekanan pada pentingnya penguatan ketahanan keluarga.

Menurut dia, Keluarga sejahtera merupakan pondasi dasar bagi keutuhan, kekuatan dan keberlanjutan pembangunan. Keluarga yang rentan dan tercerai berai mendorong lemahnya pondasi kehidupan masyarakat.

"Ketahanan keluarga berfungsi sebagai alat untuk mengukur seberapa jauh keluarga telah melaksanakan perannya dan tanggung jawabnya dalam mewujudkan kesejahteraan anggotanya,” ujarnya.

Halda menambahakan, keluarga perlu dibina dan dikembangkan kualitasnya agar menjadi keluarga sejahtera serta menjadikan sumber daya manusia yang efektif bagi pembangunan Nasional.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga menyatakan bahwa upaya peningkatan ketahanan kesejahteraan keluarga perlu dipertimbangkan untuk mewujudkan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan keluarga berkualitas.

Halda menyampaikan beberapa cara untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. Diantaranya menggunakan metode ketahanan keluarga. "Metode ini mengukur kemampuan keluarga untuk mengelola sumber daya dan masalah yang dihadapi agar keluarga sejahtera atau terpenuhinya kebutuhan seluruh anggota keluarga,” ungkapnya.

Kegiatan diikuti 30 peserta dari BKKBN, Kemenag, BPS, Dewan Pendidikan dan Dinas Pendidikan Kaltim, Dinas Kesehatan Kota Samarinda, LM/Organisasi Pemerhati Perempuan dan Anak. Hadir narasumber anggota Komisi IV DPRD Kaltim Fitri Maisyaroh dan Kepala BKKBN Kaltim Eli Kusnaeli.(yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait