Kalimantan Timur
Pembangunan Pedesaan di Kaltim Sukses


 

SAMARINDA - Sesuai dengan Nawacita ketiga Presiden Joko Widodo yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara kesatuan, ternyata di Kaltim tahun 2016 program tersebut berjalan sukses. Terbukti hal ini terealisasi di Kecamatan Long Hubung Kabupaten Mahakam Ulu dan Kecamatan Long Iram Kabupaten Kutai Barat.

Adapun program yang berhasil dilaksanakan tersebut, yaitu adanya penyerapan anggaran dana desa dari Pemerintah Provinsi Kaltim yang terealisasi dengan baik di dua kecamatan. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim M Jauhar Efendi didampingi Kepala Bidang Pembangunan Desa dan Kawasan Perbatasan Musa Ibrahim mengatakan dua kecamatan tersebut dinilai memiliki kebutuhan yang mendesak, sehingga perlu didukung.

"Sebelum Pemprov Kaltim memberikan dukungan, kami meminta masing-masing badan kerjasama antar desa yang ada di Kecamatan untuk menyampaikan laporan terhadap permasalahan yang terjadi dan kebutuhan apa yang dinilai mendesak di kecamatan masing-masing. Di mana, kebutuhan itu harus mendukung satu kampung atau desa dengan desa atau kampung yang lain,” kata M Jauhar Efendi dikonfirmasi di Kantor DPMPD Kaltim, Jumat (3/2).

Jauhar mengatakan, ternyata dari tujuh kabupaten, hanya dua kabupaten yang dianggap sangat membutuhkan bantuan tersebut. Sehingga dukungan alokasi pembangunan pengembangan desa diberikan kepada Kecamatan Long Hubung dan Long Iram.

Long Hubung misalnya, terdapat jalan utama yang rusak berat, sehingga diperlukan dana mendesak. Karena jalan tersebut untuk menghubungkan lima desa di satu kecamatan. Bahkan, jalan tersebut jika sebelum diperbaiki tidak bisa dilintasi baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Kondisi ini yang menjadi perhatian Pemprov Kaltim. Di DPMPD memang tidak melihat bagaimana besar gedung yang dibangun, tetapi bagaimana pemanfaatan program yang dibangun tersebut bagi masyarakat. Sehingga arus transportasi masyarakat berjalan baik. Alhamdulillah dengan alokasi sekitar Rp240 juta dapat dimanfaatkan dengan baik dan telah terealisasi dengan baik. Dengan dibangunkan jalan dan jembatan dengan panjang sekitar 20 meter,” jelasnya.

Begitu juga dengan Kecamatan Long Iram. Dukungan yang diberikan Pemprov Kaltim dimanfaatkan untuk membangun dermaga sungai yang dapat menghubungan desa satu dengan desa lainnya di Kecamatan Long Iram. Pasalnya, untuk jalur transportasi masih dilakukan melalui jalur sungai. Hal itu, dikarenakan dermaga yang berada di Kecamatan Long Iram rusak parah atau hancur.

“Alhamdulillah pembangunannya telah selesai dan juga ada ruang tunggunya yang representatif. Bahkan, Kepala Adat di Long Iram turut membantu dengan menghibahkan tanahnya untuk pembangunan sarana dan prasarana yang ada di dermaga tersebut. Jadi, dengan alokasi Rp240 juta Alhamdulillah dermaga di Long Iram terbangun dan akses transportasi dan ekonomi masyarakat berjalan lancar,” jelasnya.

Dari dukungan tersebut, Jauhar mengatakan, terbukti program pembangunan perdesaan di Kaltim berjalan sukses selama 2016.(jay/sul/ri/humasprov)  

Berita Terkait