Pemerintah Berkomitmen Perhatikan Potensi Daerah

Pemerintah Berkomitmen Perhatikan Potensi Daerah 

 

SAMARINDA-Komitmen pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota harus terus ditingkatkan dalam pemanfaatan potensi daerah. Perkembangan suatu daerah akan sangat bergantung pada berbagai potensi yang dimiliki. 

Potensi daerah yang kini menjadi perhatian pemerintah adalah pengelolaan air bersih. Sebab, dari potensi tersebut juga berdampak pada kesehatan lingkungan. Karena itu, permasalahan penanganan limbah cair dari perusahaan juga harus diperhatikan, sehingga tidak mengganggu kesehatan lingkungan.

“Pemerintah provinsi terus memperhatikan permasalahan kecil seperti ini sebagai masalah yang nantinya akan memiliki dampak besar di kemudian hari. Tidak dipungkiri air adalah salah satu sumber daya alam utama yang menjadi kebutuhan primer manusia setiap harinya, sehingga patut dikelola dan dijaga dengan baik kadar kelayakannya. Begitu juga dilakukan pemerintah kabupaten/kota,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kaltim Dwi Nugroho Hidayanto, Jumat (19/12).

Hal ini pun yang membuat Pemprov Kaltim memikirkan bagaimana pengelolaan itu dapat terlaksana dengan baik. Karena itu, Pemprov Kaltim mengajak para dosen PTN dan PTS untuk memikirkan bersama bagaimana cara mempertahankan potensi tersebut, sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

Bukan hanya itu, potensi daerah yang lain patut diperhatikan adalah bagaimana pengembangan sistem informasi di daerah. Berkembangnya telekomunikasi diikuti dengan penyediaan sarana-prasarana yang mempermudah dalam mengakses informasi, salah satunya mengenai pengembangan sistem informatika peta digital tentang sebaran penduduk miskin di Kaltim.

Sebab,  dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat juga harus didukung dengan informasi yang informatif dan akurat. Contohnya pada pengembangan sistem informatika peta di lokasi tentang sebaran penduduk miskin di Kaltim yang kini dapat diakses dengan mudah menggunakan google dan google map.

“Dengan teknologi tersebut masyarakat dapat mengakses sebaran penduduk miskin yang ada di Kaltim seperti jumlah kepala keluarga, informasi dalam bentuk grafik setiap daerah. Telekomunikasi seperti inilah yang diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam hal keterbukaan informasi,” jelasnya. (jay/sul/hmsprov)

Berita Terkait