Pemerintah Dorong Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat, Upaya Stabilisasi Harga Layak Menguntungkan Petani

SAMARINDA - Pemerintah terus berupaya menjaga stabilisasi ketersediaan dan harga pangan strategis. Salah satunya, diupayakan dan digalakkan kegiatan pengembangan usaha pangan masyarakat (PUPM) melalui  toko tani Indonesia (TTI).

"TTI center merupakan peningkatan dari kegiatan PUPM melalui TTI yang sudah ada dilaksanakan sejak 2016," kata Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan Hortikultura Kaltim H Ibrahim saat launching TTIC di Outlet SMK SPP Sempaja Jalan PM Noor Samarinda, Kamis (2/5/2019).

Ibrahim menyebutkan kegiatan PUPM telah dilaksanakan pada tiga kabupaten. Yakni, Kabupaten Paser dua PUPM, Kabupaten Penajam Paser Utara tiga unit dan Kutai Timur satu unit.

Dijelaskannya, setiap PUPM dilaksanakan gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan hasilnya dipasarkan TTI (dua unit Gapoktan) sedangkan pelaksanaannya didampingi penyuluh setempat.

Tujuan kegiatan PUPM ungkap Ibrahim, guna menyerap produk pertanian dengan harga layak dan menguntungkan petani.

Selain itu, mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok dan strategis. Sekaligus memberikan kemudahan akses konsumen/maayarakat terhadap bahan pokok dan strategis. "Terutama harga yang terjangkau dan wajar terhadap pangan pokok dan strategis," ungkap Ibrahim (yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait