Pemerintah Jamin Kemerdekaan Hidup Beragama

SAMARINDA - Pemerintah memberi jaminan terhadap kehidupan beragama dan kemerdekaan penduduknya untuk memeluk agama dan beribadah sesuai keyakinan yang mereka anut.

   Komitmen pemerintah itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal HP pada Jalan Sehat Forum Kerukunan Umat  Beragama (FKUB) Kaltim di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim, Sabtu (20/1).

   Namun demikian, Wagub mengingatkan dari waktu ke waktu tantangan kehidupan bangsa dan pembangunan bidang agama semakin kompleks seiring perubahan masyarakat yang sangat dinamis dalam lingkup nasional dan global.

   "Apabila  tidak diantisipasi bisa menjadi ancaman terhadap kehidupan beragama, ketenteraman keluarga dan stabilitas masyarakat. Bahkan tidak menutup kemungkinan disintegrasi bangsa akan terjadi," kata Mukmin Faisyal

   Oleh sebab itu lanjutnya, melalui organisasi ini  besar harapan pemerintah agar kiranya FKUB terus berupaya melakukan tugas pokok dan fungsinya dengan baik. Khususnya, mengelola perbedaan dan kemajemukan umat beragama dengan baik, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman dan konflik.

   Mukmin mengakui  melalui Jalan Sehat FKUB ini diharapkan tercipta kehidupan umat beragama yang damai dan lebih rukun baik intern maupun antarumat beragama di masa mendatang. Sekaligus, wadah pembinaan dan kebersamaan umat beragama dalam bingkai Negara Kesatuan RepublikIndonesia (NKRI).

   Selain itu, melalui olahraga jalan sehat ini dampaknya sangat strategis dalam upaya bersama meningkatkan toleransi antarumat beragama. Sebab, sangat sejalan dengan semangat revolusi mental yang digerakkan pemerintah dalam membentuk bangsa yang sehat, yang

berkartakter dan bermartabat.

   Sementara itu Ketua FKUB Kaltim Asmunie Ali mengemukakan jalan sehat FKUB ini dirangkai dengan pernyataan sehat untuk menciptakan terus kondisi dan dan damai di Kaltim, khususnya melibatkan seluruh komponen dan unsur  agama di daerah.

   "Sudah menjadi komitmen FKUB didukung seluruh tokoh-tokoh agama dan ketua lembaga keagamaan untuk tetap menjaga keamanan dan kedamaian di Kaltim. Siapapun yang coba-coba merusak kondusifitas daerah maka dia adalah musuh masyarakat Kaltim," ujar Asmunie Ali.

   Jalan Sehat FKUB diikuti ribuan peserta dari seluruh unsur agama yang ada di Kaltim. Kegiatan mengambil tema "Tokoh dan pemuda agama Kaltim menolak dengan tegas radikalisme, anarkisme dan terorisme di Bumi Etam Kaltim".

   Tampak hadir Kepala Kanwil Kemenag Kaltim H Saifi dan para tokoh, ketua lembaga keagamaan serta Rektor Universitas Nahdlatur Ulama Kaltim H Farid Wadjdy, dan Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun. (yans/sul/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation