Pemprov Bantu Biaya Penelitian para Peneliti PTN dan PTS

SAMARINDA-Pemprov Kaltim melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kaltim memberikan bantuan biaya penelitian bagi peneliti dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kaltim.   
Bantuan tersebut diberikan sesuai keinginan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak agar hasil penelitian para dosen di Kaltim dapat diimplementasikan dan dimanfaatkan  untuk mendukung pembangunan daerah.
“Ini merupakan tindak lanjut dari keinginan gubernur  untuk memberikan fasilitas kepada dosen perguruan tinggi negeri dan swasta. Pada 2012 Pemprov Kaltim mengalokasikan dana mencapai Rp1 miliar untuk 10 judul penelitian. Jumlah peneliti di masing-masing penelitian berbeda. Antara tiga hingga empat orang,” kata Kepala Balibangda Kaltim Hj Halda Arsyad didampingi Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan M Nasir di Kantor Balitbangda Kaltim, Rabu (20/11).  
Pada 2013 Pemprov Kaltim kembali memberikan bantuan tersebut untuk 11 judul penelitian yang mencapai Rp1 miliar. 11 judul penelitian tersebut terdiri dari beberapa perguruan tinggi yang melaksanakan, yakni Akademi Farmasi UGM Samarinda dengan 3 judul penelitian, Unmul 5 judul penelitian, STAIN 1 penelitian, Poli Pertanian Unmul 1 penelitian dan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Samarinda 1 penelitian.  
Setiap penelitian akan didampingi dan dibimbing oleh Dewan Riset Pemprov Kaltim. Para peneliti akan mendapat penghargaan  yang dinilai penelitian mereka cukup strategis dan berkorelasi kuat untuk mendukung program pembangunan di daerah.  
“Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi penentu kebijakan pemerintah untuk pengembangan peluang usaha jika memang masuk dalam sektor dunia usaha dan peningkatkan penghasilan bagi masyarakat,” jelasnya.  
Ada beberapa penelitian yang telah terealisasi di Kaltim, yakni cara pemindaian wilayah yang rawan bencana dengan basis website. Selain itu, di Tarakan penelitian tentang buah chitosan untuk alat pengawet alami dan bisa dimanfaatkan untuk sektor perikanan. (jay/hmsprov)

//Foto: Kepala Balibangda Kaltim Hj Halda Arsyad dalam suatu pertemuan peneliti. (dok/humasprov kaltim).


 

Berita Terkait