Pemprov Kaltim Siapkan Rp100 Juta

Penanganan Korban Kecelakaan Speedboat di Mahulu 

 

SAMARINDA - Pempov Kaltim telah menyiapkan dana Rp100 juta dan segera diserahkan kepada Penjabat Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) untuk penanganan  korban, akibat  kecelakaan speedboat Noor Istikhomah, jurusan Long Bagun-Long Pahangai-Long Apari pada Minggu (18/1).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim,  Wahyu Widhi Heranata, mengatakan terkait  musibah kecelakaan di Mahulu, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pj Bupati Mahulu, MS Ruslan  serta Wakil Bupati Kutai Barat Didik Efendi.

BPBD Kaltim juga sudah menurukan tim  gabungan yang terdiri dan pasukan katak dan tim  Disaster Victim Indetification (DVI)  untuk membantu petugas  yang sebelumnya sudah berada di lokasi kejadian. 

"Tim Basarnas juga sudah meluncur ke lokasi. Sedangkan Polairut pagi ini (kemarin) melakukan pemantuan lewat udara," kata Wahyu Widhi Heranata,  di Kantor Gubernur, Selasa (20/1).    

Widhi menambahkan musibah yang terjadi di Mahakam Ulu sudah dilaporkan kepada  Gubernur Awang Faroek Ishak.  Gubernur menginstruksikan agar segera dikeluarkan dana dari Forum Kaltim Peduli Bencana (FKPB) untuk membantu korban.

Seperti diketahui musibah kecelakaan Speedboat Noor Istiqomah, pada Minggu (18/1). sekitar pukul 13.30 Wita di Riam Panjang, Mahulu. Dari 22 penumpang, 17 orang  dinyatakan selamat, sementara empat  penumpang lainnya dinyatakan hilang dan satu orang ditemukan sudah meninggal.

Upaya penanganan awal  pasca musibah kecelakaan dilakukan team Sub  Bagian Penanggulangan Bencana Kabupaten Mahulu dibantu tim BPBD Kabupaten Kutai Barat  (Kubar). (mar/sul/es/hmsprov)

Berita Terkait