Pendidikan Anti Korupsi Harus Ditanamkan Sejak Dini

SAMARINDA - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim H Musyahrim menyatakan bahwa pendidikan anti korupsi perlu dilakukan sejak dini di sekolah. Melalui pendidikan anti korupsi sejak dini, diharapkan seluruh anak dapat bersikap jujur dan baik terhadap sesama maupun orang tua.
“Pola pendidikannya saja yang harus disesuaikan dengan pendidikan umum saat ini. Misalnya, mengajarkan anak tidak menyontek dengan teman sebangkunya hingga berprilaku jujur terhadap sesama. Saya berharap sejak dini hal iini sudah dilakukan,” kata Musyahrim ketika ditemui di Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (27/9).
Bukan hanya di sekolah, pendidikan anti korupsi ini juga seharusnya dilakukan di lingkungan keluarga.  Dia berharap, pendidikan anti korupsi ini harus dibudayakan, sehingga bisa tertanam baik di hati anak sejak usai dini. Misal, anak-anak diajarkan untuk mengatakan tidak, jika ada hal yang bertentangan dengan norma-norma agama dan sosial.  “Kami berharap sikap jujur dapat ditanamkan sejak dini, sehingga kelak ketika mereka dewasa sudah mengetahui bagaimana bersikap jujur terhadap sesama maupun orang tua,” jelasnya.  Melalui penanaman pendidikan anti korupsi, baik yang dilakukan orang tua maupun guru-guru di sekolah, diharapkan dapat mencegah tindakan korupsi di daerah di masa-masa yang akan datang.  (jay/hmsprov)

//Foto: Musyahrim
 

Berita Terkait
Government Public Relation