Kalimantan Timur
Peningkatan SDM Tetap Prioritas


 

SAMARINDA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim memprioritaskan program pendidikan demi peningkatan kualitas SDM Kaltim tetap berlanjut. Keterbatasan anggaran akibat pelemahan ekonomi secara nasional dan daerah  tidak berpengaruh terhadap pembangunan bidang SDM di Kaltim.

Kepala Disdikbud Kaltim, Hj Dayang Budiyati mengatakan program pendidikan, khususnya Wajib Belajar (wajar) akan tetap dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya. Apapun masalahnya program Wajar 12 Tahun tetap akan berjalan sesuai rencana.

"Itu menjadi perhatian karena setiap orang punya hak sama untuk mendapatkan pendidikan dasar dan menengah. Tidak hanya mereka yang tinggal di perkotaan maupun dari keluarga mampu, tapi mereka yang tinggal di pelosok, pedalaman, hingga kawasan perbatasan dan dari keluarga kurang mampu pun punya hak sama," kata Dayang Budiyati.

Dikatakan, Gubernur  Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak telah mencanangkan program Wajar 12 Tahun dan diharapkan seluruh masyarakat Kaltim dapat  mengenyam dunia pendidikan dan tidak tidak putus sekolah, mulai tingkat SD hingga SMA ini sebagai upaya  dalam peningkatan  kualitas SDM Kaltim agar semakin baik dan berdaya saing dengan program lain yang berkaitan peningkatan kualitas SDM tetap berjalan.

Lain hal untuk program Beasiswa Kaltim Cemerlang, Dayang Budiyati mengakui dilakukan penyesuaian. Untuk sementara Disdikbud hanya melanjutkan beasiswa program kerjasama dan tanpa ada rekrutmen baru. Sedangkan beasiswa umum yang dibuka secara online ditunda sampai menunggu kondisi  keuangan membaik.

"Walaupun  demikian untuk program lainnya seperti pengentasan buta aksara, akan tetap berjalan bekerjasama dengan kabupaten/kota. Tanpa itu tidak bisa. Makanya harus sinergi untuk menuntaskan buta aksara yang ditarget 2018 tuntas. Itu menjadi target kita," tegas Dayang Budiyati. (mar/sul/es/humasprov)

Berita Terkait