Perjuangan Otsus Murni Aspirasi Rakyat Kaltim

Perjuangan Otsus Murni Aspirasi Rakyat Kaltim

 

SAMARINDA - Aspirasi rakyat untuk mewujudkan otonomi khusus (Otsus) tetap menjadi perhatian Pemprov Kaltim. Karena itu, Pemprov Kaltim akan memfasilitasi aspirasi rakyat tersebut. Gubernur hingga jajaran staf maupun Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim  tentunya  mendukung perjuangan itu.

Kendati untuk memuluskan perjuangan itu tidak mudah. Sebab, perlu usaha dan kerja keras, terutama menyiapkan naskah akademik mampu memberikan penjelasan dan argumentasi yang kuat untuk disampaikan pada Pemerintah Pusat, mulai dari jajaran Lemhanas, DPD dan DPR RI hingga Presiden.

“Perjuangan Otsus adalah aspirasi rakyat bukan dari Pemerintah Provinsi,  karena seluruh jajaran Pemprov Kaltim siap membantu memfasilitasi aspirasi ini, agar tidak melebar ke arah yang tidak jelas dan berdampak buruk bagi masyarakat. Bahkan saat ini Universitas Mulawarman dan Tim Pakar dari Universitas Gajah Mada menyiapkan naskah akademiknya dan bulan ini juga akan disampaikan ke DPRD Kaltim,” kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak di Kantor Gubernur baru-baru ini.

Setelah penyampaian di DPRD Kaltim,  kemudian baru diputuskan bagaimana kelanjutan aspirasi tersebut. Diharapkan seluruh anggota DPRD Kaltim sepakat untuk bersama-sama berjuang menuntut keadilan bagi rakyat Kaltim.

“Selanjutnya, jika perjuangan ini sudah bulat di daerah. Barulah kita ke Jakarta bersama-sama menjalani proses perjuangan tersebut, sesuai dengan aturan atau konstitusional dan dengan cara-cara-cara santus dan damai,” ujarnya.

Menurut dia, berjuang ke Jakarta tidak  perlu membawa ribuan massa. Tetapi hanya melibatkan sejumlah tokoh masyarakat, agama hingga pemuda serta akademisi yang mampu memberikan argumentasi tegas dan rasional untuk memperjuangkan otsus. Termasuk Kepala Daerah se Kaltim dan  DPRD se Kaltim.

“Kita berjuang secara konstitusional. Tidak ada demo, baik di Bundar Hotel Indonesia (HI) maupun di Monas. Jika ada yang mengusulkan demo seperti itu kita tidak akan terima. Bahkan, untuk menghadap Pemerintah Pusat semua harus berpakaian rapi jika perlu menggunakan jas,” jelasnya.

Perjuangan tersebut dimulai dengan bertemu jajaran Lemhanas. Setelah dari Lemhanas perjuangan dilanjutkan ke DPD dan DPR RI serta terkahir ke Presiden. “Selain itu, kita akan bertemu dengan sejumlah Ketua Pimpinan Partai Politik dari Koalisi Indonesia Hebat maupun Koalisasi Merah Putih, mulai Abu Rizal Bakrie (ARB), PDIP Megawati dan Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk menyampaikan aspirasi tersebut,”.(jay/es/hmsprov).

Foto: Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak   menyampaikan arahan pada saat menghadiri malam baca puisi tentang otonomi khusus yang digelar kalangan budayawan dan seniman.(jaya/humasprov kaltim)

 

Berita Terkait
Government Public Relation