Perkuat Koordinasi Wujudkan Kaltim sebagai Provinsi Penggerak Koperasi

SAMARINDA - Mewujudkan Kaltim sebagai provinsi penggerak koperasi pada akhir tahun ini, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi UMKM terus menggelar Rapat Koordinasi Program Pengembangan dan Perkembangan Koperasi dan UMKM se Kaltim secara bertahap.
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM, H.M. Djailani, Rabu (11/9) mengatakan optimistis bahwa Kaltim dapat menjadi provinsi penggerak koperasi. Pihaknya terus berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk memperkuat kelembagaan koperasi dan pengusaha kecil.
“Kita telah memulai rapat koordinasi di Kutai Barat, Kutai Kartanegara dan akan di Penajam Paser Utara. Setelah itu secara bertahap rapat koordinasi juga akan dilakukan di kabupaten/kota lain,” ujarnya.
Lanjut dia, pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah menjadi tanggung jawab bersama antara provinsi dan kabupaten/kota di Kaltim  dalam upaya meningkatkan kemampuan koperasi dalam pengelolaan aseet dan usaha serta pengembangan usaha.
Dijelaskan, hingga Desember 2012 terdapat 6.111 unit koperasi dengan 47 jenis  usaha.  Koperasi serba usaha terbanyak, yakni  3.097 unit, koperasi karyawan 447 unit, koperasi pegawai negeri 421 unit dan koperasi jenis usaha lain mencapai 385 unit.
“Ribuan koperasi di Kaltim ini memiliki anggota 436.068 orang dengan anggota terbanyak berada di Kota Samarinda, yakni 106.002 orang,” ujarnya.
Disperindagkop juga memberikan bantuan kepada kabupaten/kota untuk mempercepat kemajuan ekonomi secara merata. Seperti di Kutai Barat, Disperindagkop memberikan bantuan sepeda motor tiga roda untuk pengangkutan barang, bantuan gudang beras miskin, gedung workshop dan bantuan penataan pasar tradisional.
Selain itu, beberapa bantuan juga telah diberikan kepada beberapa kota dan kabupaten berupa gerobak Pedagang Kali Lima (PKL), bantuan kotak pendingin, mesin-mesin pengemas makanan, alat-alat kerajinan dan lain-lain.  
“Kita berharap dengan berbagai bantuan baik kemudahan perijinan, permodalan, dan bantuan-bantuan peralatan baik dari provinsi maupun pusat, dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kelembagaan koperasi dan UMKM di Kaltim,” harapnya.(yul/hmsprov).


 

Berita Terkait
Government Public Relation