Perlu Hubungan Harmonis
Perhelatan Kaltim Summit II-2013
BALIKPAPAN – Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim, Adi Buhari Muslim yang selama dua hari setia mengikuti Kaltim Summit II-2013 ikut memberikan komentar seputar pembangunan Kaltim ke depan. Menurut dia, semua jajaran di lingkup pemerintah provinsi mulai gubernur hingga staf terbawah, harus memiliki semangat sama untuk menata hubungan harmonis dengan pemerintah kabupaten dan kota. 
“Hubungan  harmonis ini penting agar semua proses perencanaan pembangunan dapat dilakukan dengan baik dan terarah, termasuk cita-cita besar mewujudkan Visi Kaltim 2030. Jangan sampai provinsi punya rencana, kabupaten dan kota rencananya lain. Provinsi dan kabupaten/kota harus memiliki perasaan sama,” kata Adi Buhari yang menghadiri pembahasan kelompok kerja II yang membidangi permasalahan energi dan infrastruktur, Rabu (31/7).
Adi Buhari melanjutkan, apapun rencana pembangunan yang akan dilakukan harus dilandasi dengan semangat yang sama untuk membangun Provinsi Kalimantan Timur. Dengan begitu, aparatur pemerintah di provinsi dan kabupaten/kota bahu membahu untuk menyusun program terbaik demi kepentingan rakyat.
Tekait perencanaan pembangunan ke depan, secara khusus Adi Buhari mengingatkan pentingnya sinergi dibangun untuk mencegah kemacetan di dua kota utama di Kaltim, Samarinda dan  Balikpapan.
“Saya menyarankan agar segera berikan fokus di dua kota yakni Samarinda dan Balikpapan.  Jangan ada lagi kemacetan di dua kota itu. Mahkota II sudah 10 tahun, harus segera dituntaskan. Fokus juga untuk  menyusun rencana lain yang akan mengurai kemacetan di ibukota provinsi itu,” tegas Adi Buhari.
Demikian pula Kota Balikpapan, sebagai pintu gerbang Kaltim. Dua daerah ini harus segera membangun pusat-pusat kegiatan ekonomi kota yang jauh dari kemacetan. “Dulu kami ada program, wajah tiga kota yakni Samarinda, Balikpapan dan Tarakan. Memang sudah terjadi kemajuan, tetapi kemacetan ada juga dimana-mana. Infrastruktur itu sudah jadi prioritas sejak dulu, tapi keluhan selalu terjadi setiap tahun,” sindir mantan pejabat teras Pemprov Kaltim tersebut. 
Saran lain yang diutarakan Adi Buhari antara lain agar daerah segera menghitung kebutuhan biaya untuk membangun infrastruktur jalan negara, provinsi dan kabupaten/kota menuju kawasan-kawasan unggulan. Pemerintah daerah juga harus segera mengusulkan peningkatan kualitas jalan secara bertahap. 
Sedangkan soal rencana pembatasan quota produksi batu bara, Adi Buhari meminta agar dampak rencana tersebut benar-benar dipertimbangkan. (sul/hmsprov). 
 
///Foto : Adi Buhari Muslim
 
 
Berita Terkait
Government Public Relation