Pokdarwis Kaltim Raih Penghargaan Nasional

Pokdarwis Kaltim Raih Penghargaan Nasional

SAMARINDA – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dusun Kabo Jaya Kecamatan Desa Swargabara Kecamatan Sangatta Utara Kutai Timur akhirnya terpilih dan meraih penghargaan Harapan III Nasional pada Lomba Pokdarwis tingkat Nasional.

“Kita bersyukur Pokdarwis Kabo Jaya yang mewakili Kaltim pada Lomba Pokdarwis tingkat nasional di Toraja Sulawesi Selatan meraih juara harapan III," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kaltim HM Aswin, Jumat (24/10).

Menurut dia, penghargaan yang diberikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) setiap tahun dilakukan guna memacu pengembangan dan pengelolaan kepariwisataan di masing-masing daerah termasuk kabupaten dan kota di Kaltim.

Karenanya, penghargaan yang diraih Pokdarwis Kaltim selama dua tahun berurut-turut di tingkat nasional ini menunjukkan potensi kepariwisataan di daerah dinilai sangat bagus sehingga mampu menyaingi daerah-daerah lain di Indonesia.

Tahun lalu lanjut Aswin, Pokdarwis Lenggang Melapeh dari Kutai Barat menjadi juara harapan III dan tahun ini kembali Pokdarwis Kabo Jaya Kutai Timur terpilih sebagai juara Harapan III nasional dari Kemeparekraf.

Namun demikian ujarnya, kabupaten dan kota perlu melakukan perhatian yang besar terhadap tata kelola kepariwisataan di daerah  khususnya sumber daya manusia (SDM) yang mengelola kawasan-kawasan objek wisata.

“Kekalahan kita pada ajang nasional itu hanya menyangkut SDM pengelola. Daerah lain terutama juara pertama dari Jawa Timur pengelolanya berpendidikan S2 kepariwisataan termasuk daerah lainnya masing-masing sarjana kepariwisataan,” ungkap Aswin.

Sementara itu Kepala Bidang Bina Usaha Jasa dan Sarana Pariwisata Anthony Rakhman mengatakan Pokdarwis Kabo Jaya yang beranggotakan tiga orang sejak hari pertama bersama peserta dari provinsi lain mengikuti berbagai kegiatan dan dinilai dalam rangkaian lomba.

“Hari pertama seluruh peserta termasuk Kaltim diajak melakukan berbagai kegiatan terkait penilaian dalam lomba. Diantaranya, membersihkan kawasan objek wisata Ke’te Kesu’ dan Londa (makam tua) selanjutnya wawancara dan presentasi,” ujar Anthony Rakhman.

Ditambahkannya, dalam ajang lomba Pokdarwis tingkat nasional sejak 22-23 Oktober di Toraja, kontingen Kaltim ikut membuka stand pameran dengan menampilkan berbagai hasil kerajinan dan informasi potensi serta objek kepariwisataan Kaltim.

Hadir dan menyerahkan penghargaan staf ahli Menteri bidang Hubungan Antar Lembaga Kemenparekraf Syamsul Lussa dan Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Destinasi Pariwisata Oneng Setyaharini. Kaltim menerima penghargaan berupa trofi, sertifikat dan uang pembinaan dari Kemenparekraf. (yans/sul/hmsprov)

///Foto: Ketua Pokdarwis Kabo Jaya mewakili Kaltim saat menerima penghargaan Lomba Pokdarwis tingkat nasional dari Kemenparekraf.(ist)

Berita Terkait