Potensi Penularan Covid-19 di Kaltim Masih Ada, Waspadai OTG

Dok.humaskaltim

SAMARINDA – Perkembangan kasus Covid-19 di Kaltim Selasa 7 Juli 2020, menunjukkan terdapat 16 orang dinyatakan sembuh. Namun, masih ada enam orang penambah positif sehingga total 603 kasus. Selain itu ada penambahan dua pasien meninggal dunia menjadi total 11 kasus.

Sementara itu, orang dalam pemantauan bertambah 56 kasus (total 13.035 kasus), selesai pemantauan 96 kasus (total 12.395 kasus) dan masih dalam pemantauan 640 kasus. Orang tanpa gejala (OTG) bertambah 76 kasus menjadi total 3.723 kasus.

Distribusi kasus yang dilakukan pemeriksaan laboratorium berdasarkan kriteria ODP, OTG dan pasien dalam pengawasan (PDP) se-Kaltim sebanyak 4.793 kasus, sedangkan PDP 866 kasus, Kasus negatif tidak bertambah atau tetap 3.776 kasus, sembuh 452 kasus.

Angka-angka tersebut diakui Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Andi Muhammad Ishak menunjukkan masih terjadi peningkatan kasus dan menandakan penyebaran virus Corona masih berpotensi berlangsung di Kaltim.

"Menjalani tatanan hidup baru jangan diiringi bertambah penderita Covid-19. Sebab pelonggaran membuat lengah," kata Andi Muhammad Ishak saat keterangan pers virtual perkembangan terkini Covid-19 di Kaltim, Selasa (7/7).

Terlebih, kecenderungan orang-orang tanpa gejala (OTG) terbukti positif Covid-19. Padahal, mereka aktif beraktifitas dan berinteraksi bersama masyarakat. Kondisi ini menurut Andi Ishak, menjadi ancaman baru bagi masyarakat. Karenanya, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim ini sangat berharap masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan diri dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

"Mereka, para OTG ini seperti halnya orang sehat. Mereka tidak terlihat sakit, tetapi sebenarnya sudah memiliki virus dan bisa menularkannya dengan mudah kepada orang lain di sekitarnya," jelasnya. (yans/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait