Produksi Ayam Kaltim Capai 95 Persen

SAMARINDA – Perkembangan usaha peternakan perunggasan Kaltim baik ras pedaging, ras petelur maupun ayam buras (bukan ras) sangat menggembirakan. Saat ini kebutuhan daging ayam sudah dapat dipenuhi dengan produksi lokal sebesar 62.921,32 ton dari total konsumsi daging unggas 66.286,9 ton.

“Produksi unggas lokal kita sekitar 61.088.660 ekor atau setara 95,88 persen,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Dadang Sudarya pada Rakontekda Pembangunan Peternakan 2019 di Samarinda, Rabu (27/2/2019).

Disebutkannya, pada 2018 populasi ayam buras capai 5.418.086 ekor, ayam pedaging 66.268.201 ekor dan ayam petelur 822.533 ekor. Kemajuan perunggasan Benua Etam lanjutnya, berkat adanya lima breeding  farm dengan total produksi per tahun 67.321.764 ekor.

Dadang mengakui hambatan dalam pengembangan perunggasan yakni belum adanya pabrik pakan ternak sehingga masih harus didatangkan dari luar Kaltim. “Kita berharap ada investasi untuk pembangunan pabrik pakan ternak. Apalagi bahan baku sudah tersedia dan mencukupi kebutuhan pabrik,” ujarnya.

Dia menambahkan produksi daging ayam akan didorong untuk memasok kebutuhan luar Kaltim bahkan negara tetangga seperti Malaysia. “Rumah potong unggas segera dibangun swasta di Kutai Kartanegara. Fasilitas ini sangat mendukung pengembangan perunggasan kita untuk ekspor,” ungkapnya. (yans/sul/ri/fat/humasprov kaltim)

Berita Terkait