Promosikan Kuliner Kaltim


 

Gubernur: Setiap Daerah Harus Punya Makanan Khas

SAMARINDA - Provinsi Kaltim tidak hanya kaya sumber daya alam, tetapi juga kesenian dan budaya serta aneka ragam kuliner hewani maupun nabati yang tersebar di kabupaten dan kota.

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak sangat mendukung kegiatan yang mempromosikan aneka kuliner daerah, semacam festival masakan daerah yang diselenggarakan untuk menyemarakkan Hari Bela Negara ke-68 tahun 2016, yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Senin (19/12)

Gubernur berharap agar setiap kabupaten dan kota di Kaltim memiliki makanan khas, seperti Kota Bontang memiliki makanan khas ikan bawis. Hingga belum  ke Bontang namanya jika belum menikmati ikan bawis. Hal ini sama halnya Yogyakarta nasi gudek atau Solo dengan nasi liwetnya.       

"Saya berharap kabupaten dan kota di Kaltim  masing-masing harus memiliki makanan khas, sehingga dengan menyebut nama makanan khasnya saja, orang sudah tahu daerah dimaksud," kata Awang Faroek.   

Walaupun Samarinda sudah dikenal melalui Sarung Samarinda dan makanan amplang, namun diharapkan juga ada makanan khasnya juga. Karena iu, Awang Faroek meminta kepada kaum ibu baik yang tergabung dalam kelompak PKK, Dharma Wanita maupun organisai lainnya  agar bisa berkreasi menciptakan makanan khas di masing-masing daerah.

Makanan khas yang dibuat tersebut bisa dipromosikan melalui festival makanan  daerah, baik yang diselenggarakan oleh provinsi, kabupaten kota hingga pada tingkat kelurahan dan kecamatan pada suatu peringatan baik hari-hari besar  nasional maupun keagamaan.

"Selain itu, makanan khas tersebut bisa dipromosikan melalui hotel-hotel maupun restoran-restoran, sehingga para pelancong tidak hanya menikmati keindahan obyek wisata suatu daerah, tetapi juga menikmati makanan khasnya," kata Awang Faroek. (mar/sul/es/humasprov).

Berita Terkait