Realisasi Perekaman KTP el Kaltim Capai 99,92 P ersen

Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah HM Yadi Sabyan Noor (kiri) dan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatanan Sipil (Dirjen Dikdukcapi) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arief Fakrulloh. (yuvita/humasprov)

SAMARINDA - Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah HM Yadi Sabyan Noor mengatakan  berdasarkan laporan per tanggal 28 Juli 2018  dari total wajib kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) sebanyak 2.449.386 jiwa, yang telah melakukan perekaman mencapai 2.447.461 orang atau 99,92 persen, 

"Capaian perekaman tersebut diatas rata-rata nasional sebesar 95 persen. Jumlah itu akan terus meningkat sampai 100 persen, karena perekaman di masing-masing kabupaten/kota masih terus dilakukan," kata Yadi Robyan Noor pada acara Launching Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) yang digelar di Pendopo Lamin Etam, Rabu (29/8). 

Ditambahkan, realisasi perekaman KTP-el tersebut berkat kerja keras Disdukcapil kabupaten/kota termasuk dukungan Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim yang melakukan inovasi jemput bola dengan membuka pelayanan pada hari libur (Sabtu dan Minggu).

"Jemput bola dalam kemudahan dan percepatan pelayanan perekaman KTP-el, tidak hanya  difokuskan  di kantor. Tetapi juga  diimplementasikan hari ini di Gedung Olah Bebaya selama dua hari. Dengan demikian kita harapkan perakaman KTP-el bisa terealisasi 100 persen," kata Yadi Robyan Noor.

Sementara untuk kepemilikan akte kelahiran anak, lanjut Yadi Robyan Noor, dari jumlah anak 0 sampai dengan 18 tahun sebesar 1.177.233 jiwa, yang telah memiliki akta kelahiran sebanyak 1.143.609 jiwa atau 101,24 persen  dan telah mencapai target nasional yang ditetapkan sebesar 90 persen.

"Atas pencapain target kinerja tersebut, kita memberikan apresiasi dan penghargaan kepada bupati/walikota serta jajaran dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten/kota  atas kerja keras dan kerja cerdas, sehingga kita bisa mencapai target kerja yang telah ditentukan," papar Yadi Robyan. (mar/sul/humasprovkaltimprov)

Berita Terkait