Rencana Pabrik Semen Berau Didukung 27 Kepala Kampung


 

SAMARINDA - Lima Kepala Kampung di Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau memyampaikan surat aspirasi kepada Gubernur Kaltim  Awang Faroek Ishak. Kelima  Kepala Kampung tersebut  adalah Abdul Karim (Teluk Sumbang), Djamaluddin (Teluk Sulaiman), Ipan Kiayi (Teluk Giring-Giring),  Abas Saling (Teluk Biduk-Biduk) dan Jamrudin (Pantai Harapan).

Kepada Gubernur Awang Faroek mereka menyebutkan, saat ini sebanyak 27 kepala kampung dari beberapa kecamatan di Kabupaten Berau sudah menyatakan sangat mendukung pembangunan pabrik semen di kabupaten paling utara Kaltim tersebut. Gubernur Awang Faroek memberikan apresiasi atas aksi para kepala kampung tersebut.

"Ini bukti, bahwa gubernur tidak pernah menolak siapapun dan dari manapun yang ingin menyampaikan aspirasi serta usulan-usulan pembangunan dari kampung, seperti yang dilakukan oleh para kepala kampung dari Berau ini," kata Awang Faroek Ishak.    

Menurut Gubernur, kunjungan para kepala kampung ini merupakan kunjungan balasan, setelah sebelumnya  bersama para kepala SKPD, Gubernur melakukan kunjungan ke kawasan utara Kaltim. Masyarakat sangat senang, karena belum ada  satupun pejabat yang datang ke sana.

"Saya merasa senang dan berterimakasih karena para kepala kampung melakukan kunjungan balasan ke gubernur. Selain menyampaikan aspirasi, mereka juga melaporkan permasalahan yang mereka hadapi, diantaranya blankspot, sarana air bersih, infrastruktur, pelabuhan dan masalah listrik. Semua akan segera kita atasi dengan menurunkan SKPD terkait," ucap Gubernur. 

Sementara Abdul Karim mengatakan maksud dan tujuan kunjungan mereka tidak lain untuk menyampaikan aspirasi dan dukungan, bahwa 27 kepala kampung dari beberapa kecamatan di Kabupaten Berau sangat mendukung rencana pembangunan pabrik semen. 

"Sebanyak 27 kepala kampung sudah menandatangani surat dukungan dan surat tersebut sudah kami serahkan ke gubernur. Penyampaian aspirasi ini sebelumnya tentu sudah kami pikirkan secara matang demi kemajuan pembangunan kampung kami," kata Abdul Karim. (mar/sul/ri/humasprov)

Berita Terkait