Sekolah Unggulan Sebagai Upaya Mewujudkan Pemerataan Pendidikan

SAMARINDA - Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim berharap seluruh kabupaten dan kota se Kaltim dan Kaltara memiliki sekolah unggulan, sebagai upaya mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan di daerah ini.
Menurut dia, memang saat ini Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional dan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI dan SBI) telah ditiadakan. Tetapi, di Kaltim tetap harus memiliki sekolah unggulan.
“Jadi, diharapkan masing-masing kabupaten dan kota se Kaltim dan Kaltara ke depan minimal memiliki satu sekolah unggulan. Dengan sekolah unggulan diharapkan daerah tersebut mampu menciptakan peserta didik yang berkualitas,” kata Musyahrim usai menghadiri pembukaan olimpiade sains tingkat SMP dan SMA 2013 se Kaltim di GOR Bulutangkis Komplek Stadion Madya Sempaja Samarinda, Minggu malam (17/11).
Kebijakan Pemprov Kaltim mengubah status RSBI menjadi sekolah unggulan untuk semua jenjang pendidikan diharapkan dapat dilaksanakan secara gratis. Bukan hanya gratis dan tanpa diskriminasi.
Bahkan, semua anak yang berprestasi dari jenjang SD ke SMP dan SMP ke SMA, bisa masuk ke sekolah unggulan. Karena itu, Pemprov Kaltim telah membuat kesepakatan dengan bupati dan walikota untuk membangun minimal satu sekolah unggulan di semua jenjang pendidikan.
“Contoh penyelenggaraan sekolah unggulan adalah SMA Negeri 10 Samarinda dengan jumlah siswa saat ini mencapai 450 orang. Karena itu, melalui sekolah unggulan yang dimiliki, kami berharap siswa berprestasi di Kaltim merata, tidak hanya didominasi sekolah di ibukota provinsi atau di kota-kota Kaltim dan Kaltara saja,” jelasnya.(jay/hmsprov)

////FOTO : Salah satu sekolah unggulan di Kaltim.(Ist)


 

Berita Terkait
Government Public Relation