Setiap Aparatur Wajib Memiliki Budaya Kerja

SAMARINDA – Dalam upaya memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, sekaligus sebagai abdi negara yang memiliki tanggungjawab melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, setiap aparatur wajib memiliki budaya kerja.
“Saya menaruh harapan besar agar pengetahuan dan kemampuan kita sebagai aparatur pemerintah mampu melaksanakan tugas dan kewajiban penuh tanggungjawab dengan didasari disiplin dan budaya kerja yang baik,” kata Plt Sekprov Kaltim dalam sambutan tertulis yang disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Pertanian, SDA dan Lingkungan Rudi Triascahyo Kusnandar pada Pertemuan Budaya Kerja di lingkup Pemprov Kaltim di Ruang Tepian II, Selasa (25/6).
Menurut dia, budaya dan disiplin kerja merupakan faktor utama untuk  mendukung pelaksanaan kegiatan pemerintahan baik dalam pelayanan kepada masyarakat maupun kegiatan pemerintahan.
Terutama sebagai upaya pemerintah guna memenuhi tuntutan masyarakat dalam memberikan pelayanan optimal. Selain, dalam era transparansi sekarang ini segala kegiatan pemerintahan dilakukan secara terbuka dan menjunjung tinggi etos kerja.
Dalam hal ini pemerintah selalu melakukan perbaikan kinerja demi   pencapaian target-target kegiatan serta implementasi reformasi birokrasi dalam berorganisasi, sehingga, bila  sewaktu-waktu terjadi perubahan tidak terjadi hambatan.
Diakuinya, masih banyak aparatur yang belum melaksanakan tugas dan kewajibannya secara baik bahkan terindikasi lamban dalam memberikan pelayanan. Sehingga, kondisi ini akan membuat citra kinerja pemerintahan kurang baik di masyarakat.
“Tanpa disadari atau tidak ternyata masih banyak aparatur pemerintahan di birokrasi yang melalaikan tugas dan kewajibannya secara penuh, bahkan terkadang melanggar peraturan yang berimbas pada berkurang bahkan hilangnya kepercayaan masyarakat,” jelasnya.
Sebaliknya, apabila seluruh aparatur mampu melaksanakan semua tugas yang menjadi kewajibannya secara penuh tanggungjawab dan rasa pengabdian kepada negara dan masyarakat, maka menjadi jaminan akan mampu meningkatkan kinerja dan citra pemerintah.
“Di sinilah letak pentingnya kita semua sebagai abdi negara dan abdi masyarakat harus memiliki budaya dan etos kerja yang tinggi, terutama dalam melaksanakan setiap tugas dan kewajiban dengan penuh tanggungjawab,” ungkapnya.
Pertemuan budaya kerja yang dilaksanakan Biro Organisasi Setprov Kaltim dihadiri seluruh Sekretaris Satuan Kerja Perangkat Daerah baik dinas/badan serta kepala UPTD di lingkungan Pemprov Kaltim serta DPRD Kaltim. (yans/hmsprov). 

///Foto : Pegawai Negeri Sipil yang merupakan aparatur negara diharapkan terus meningkatkan kemampuan sebagai upaya peningkatan budaya kerja sebagai pelayan masyarakat.(dok/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait