Kalimantan Timur
Siap Menjaga Lingkungan

ist

SAMARINDA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara virtual  dari Istana Negara  telah menyarahkan secara simbolis 2.929 SK Perhutanan Sosial di seluruh tanah air dengan luas 3.442.000 hektar, untuk 651.000 Kepala Keluarga (KK).Kamis (7/1).

Dari sekian ribu tersebut, salah satu kelompok penerima SK Perhutanan Sosial dari Presiden adalah Kelompok Tani Hutan kemasyarakatan Wanamina Sejahtera Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)

Muhammad Sail selaku Ketua Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan Wanamina Sejahtera Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa Kabupaten Kutai Kartanegara, mengatakan  sangat bersyukur  karena telah  menerima SK perhutanan sosial, sehingga diberikan kesempatan untuk memanfaatkan atau mengelola hutan sesuai peruntukannya.

"Ini merupakan peluang besar bagi kami, oleh karena itu,  kedepan akan kami kelola dengan baik dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan," kata Muhammad Sail kepada Tim Publikasi Biro Humas Provkaltim, usai mengikuti penyerahan SK perhutanan sosial di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (7/1).

Muhammad Sail menambahkan, kelompok  tani hutan kemasyarakatan Wanamina Sejahtera yang dipimpinnya terdiri  25 KK  dengan luas areal sekitar  175 hektar sesuai SK  yang diterima.Dan akan berkomitmen untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan.

"Oleh karena itu, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengelola perhutanan sosial  silvofishery  untuk  pertambakan, dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan  masyarakat di Muara Jawa dan khususnya para anggota kelompok kami," ujarnya.

Untuk mengelola tambak ramah lingkungan, lanjut Sail, anggota kelompoknya akan tetap mempertahankan hutan mangrove serta menanam kembali  atau melakukan reboisasi terhadap daerah yang mulai abrasi maupun daerah rawan lainnya.

" Menjaga lingkungan merupakan salah satu tujuan kelompok kami, karena didalam pembudidayaan pengelolaan tambak,  kelompok kami nantinya bisa menjadi percontohan bagi kelompok lainnya dalam pengelolaan tambak yang ramah lingkungan, dengan membuat hutan mangrove," kata Sail.(mar/ri/humasprovkaltim.poto:umar).

Berita Terkait