Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan, Hadi : Masih Ada yang Tidak Nyambung

Wagub Hadi Mulyadi menyerahkan cindera mata kepada Ketua PWI Kaltim Endro S Efendi. (rian/humasprov kaltim)

SAMARINDA - Sebagai politisi, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Hadi Mulyadi sudah sangat familiar dengan para pekerja media atau wartawan. Menurut Hadi, secara umum wartawan di Kaltim sudah bekerja profesional, tetapi jujur diakuinya masih ada yang belum. "Kadang saya masih ketemu. Ada wartawan yang bertanya, tetapi tidak dengan persiapan yang baik. Pertanyaannya tidak nyambung," kata Wagub Hadi saat memberi arahan pada pembukaan Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bertema "Menuju Wartawan Profesional Berwawasan dan Bertika" di Pendopo Lamin Etam, Rabu (14/11/2018).

Wartawan yang baik kata Hadi, harus suka membaca. Sebab dengan membaca dia akan lebih  mudah menambah ilmu. Sedangkan kepada wartawan yang datang tanpa persiapan, Hadi selalu memberi nasehat agar sebelum menemui narasumber, setiap wartawan harus menyiapkan pertanyaan dengan baik.

Oleh karena itu, Hadi sangat mendukung pelaksanaan UKW karena uji kompetensi wartawan sangat penting memotivasi wartawan untuk meningkatkan kemampuan jurnalistik dan intelektual mereka. "Kita harapkan seluruh wartawan di Kaltim memiliki standar  kompetensi, karena itu akan menjadi alat ukur profesionalitas seorang wartawan dalam pelaksanaan tugasnya," kata Hadi.

Wagub juga mengharapkan agar wartawan Kaltim tidak membuat atau menyebarkan berita-berita hoax. Wartawan Kaltim harus menghasilkan tulisan-tulisan berbobot yang mencerdaskan dan mengedukasi masyarakat. "Wartawan harus mampu meluruskan berita-berita hoax, bukan justru menyebarluaskannya. Selain itu wartawan juga harus mampu mengindentifikasi, menggali dan mencari informasi dengan detil dan benar, agar berita-berita yang ditulis menjadi manfaat," pesan Hadi.

Sementara Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim Endro S Efendi  mengatakan bekerja sama dengan Biro Humas Setda Provinsi Kaltim, pihaknya akan melaksanakan UKW pada 14-15 Nopember 2018. 

UKW akan diikuti 21 peserta yang merupakan wartawan media cetak dan elektronik di Kaltim. Mereka terdiri dari UKW tingkat Muda sebanyak 14 peserta dan Tingkat Madya 7 peserta. "Kita berharap secara bertahap seluruh anggota PWI Kaltim dan semua wartawan di Kaltim dapat mengikuti UKW. Dari 350 anggota PWI Kaltim, baru sekitar 150 yang sudah memegang kartu UKW," sebut Endro. Pembukaan sosialisasi UKW dihadiri Kepala Departemen Bidang Organisasi dan Pembinaan Daerah, Cahyono Adi, pengurus PWI Kaltim, peserta UKW, mahasiswa dan undangan lainnya. (mar/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait