Sudah Berdiri 55 Pabrik Kelapa Sawit

Kaltim Terus Beri Kemudahan

SAMARINDA – Dari target 60 pabrik kelapa sawit (PKS) yang akan dibangun di Kaltim,  hingga kini terdapat 55 unit pabrik kelapa sawit (PKS) dengan kemampuan produksi mencapai 2.705 ton TBS (tandan buah segar) kelapa sawit perjam.
Menurut Plt Kepala Dinas Perkebunan Kaltim H Mochammad Yusuf, pabrik pengolahan kelapa sawit menjadi CPO (crude palm oil/minyak mentah sawit) yang berdiri tersebut merupakan milik perusahaan besar negara (PBN) maupun milik swasta.
"Pemerintah memberikan peluang dan kemudahan bagi investasi di Kaltim termasuk terhadap perusahaan negara maupun swasta untuk membangun pabrik pengolahan sawit minimal memproduksi TBS menjadi CPO,” ujar Yusuf.
Disebutkan hingga semester pertama 2013 realisasi tanam sawit di Kaltim sudah mencapai 1.002.284 hektare terdiri kebun inti (milik swasta dan PBN) seluas 775.574  hektar sedangkan  plasma (kebun masyarakat) seluas 226.710 hektar.
Sementara itu untuk membangun satu unit PKS diperlukan lahan kelapa sawit yang sudah berproduksi minimal dengan luasan mencapai 8.000 hektar baik dalam satu kawasan maupun tersebar di beberapa kawasan.
Sehingga dengan luasan kebun plasma itu sudah dapat membangun beberapa unit PKS namun selain terkendala modal untuk membangun pabrik juga keterbatasan produksi sawit karena tanaman belum menghasilkan (TBM).
“Untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Kaltim dari subsektor perkebunan, Disbun  Kaltim bersama stakeholders (pemangku kepentingan) terus berupaya mendorong kemandirian warga melalui sistem plasma dan menggalakkan kemitraan dengan perusahaan kelapa sawit,” jelas Yusuf.
Sesuai data yang dimiliki pemerintah bahwa saat ini terdapat 338 perusahaan sawit dengan 215 perusahaan mamiliki Ijin Usaha Perkebunan (IUP) seluas 3.127.165,83 hektar dan 125 perusahaan memegang ijin Hak Guna Usaha (HGU) seluas 1.119.434,54 hektar. (yans/hmsprov).

///FOTO : Salah satu pabrik kelapa sawit di Kaltim. (dok/humasprov kaltim)
 

Berita Terkait
Government Public Relation