Tahun Depan Jokowi Tambah Sumur

Menteri Jonan dan Gubernur Awang Faroek Ishak. (norjaya/humasprov)

 

SAMARINDA - Menteri ESDM Ignasius Jonan berjanji akan menambah sumur bor air tanah di Bumi Etam Kaltim. Jika 2017 hanya 5 unit, kemudian 2018 hanya 39 unit, maka 2019 mereka siap membantu Kaltim untuk sumur bor air tanah sebanyak 50 unit. "Asalkan ada usulan langsung kami setujui. Karena, ini untuk kepentingan rakyat. Termasuk di wilayah perbatasan dan pulau terluar," kata Ignasius Jonan di PPU, Kamis (26/4).

 

Kontur Kaltim memang menjadi tantangan. Pasalnya untuk mendapatkan mata air terbilang susah. Sebab, bukan wilayah pegunungan dan tidak ada gunung berapi. Pulau  Maratua yang merupakan obyek wisata kebanggaan Kaltim akan menjadi perhatian pusat. Jonan mengatakan, apabila Gubernur Awang Faroek Ishak maupun bupati/walikota mengajukan usulan, maka tidak mungkin tak disetujui. "Kita pasti bantu Kaltim untuk program air bersih ini," tegas Jonan. 

 

Selain itu, Jonan berjanji tahun ini siap membangun jaringan gas (Jargas) bagi masyarakat Kaltim, terutama di Kabupaten PPU dengan jumlah 5.000 sambungan rumah (SR), Balikpapan 4.000 SR dan Bontang 5.000 SR. "Apabila Gubernur Awang Faroek Ishak mengatakan jarigan gas yang belum menerima adalah Samarinda dan Kukar. Maka silahkan ajukan, kami siap mengalokasikan untuk 2019. Ini semua tidak lain untuk rakyat. Agar rakyat sejahtera. Artinya, kami berharap sesuai arahan  Presiden Jokowi, agar daerah penghasil gas bisa menerima jaringan gas di masing-masing rumah mereka," jelasnya. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait