Tol Dapat Kucuran APBN Rp 1 Triliun

Tol Dapat Kucuran APBN Rp 1 Triliun

 

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan harapan besar rakyat Kaltim untuk dapat menikmati jalan tol nampaknya akan segera terwujud. Selain hambatan soal lahan yang  melintasi hutan konservasi di Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto dan hutan lindung telah diselesaikan dengan persetujuan DPR, lampu hijau dukungan pembiayaan melalui APBN pun sudah diterima. 

Bukan itu saja, Pemprov Kaltim juga terus memperdalam kerjasama dengan PT Jasa Marga, salah satu BUMN yang berpengalaman dalam pembangunan jalan tol untuk menyelesaikan seluruh paket pekerjaan pembangunan jalan tol Balikpapan - Samarinda sepanjang 99,02 km.

"Jalan tol kita tahun ini akan mendapat kucuran APBN sebesar Rp 1 triliun dan akan segera ditenderkan. Ini belum termasuk rencana kerjasama kita dengan PT. Jasa Marga yang akan menyelesaikan semua paket pekerjaan jalan tol. Tentu ini akan memperkuat pembiayaan multiyears contract APBD yang sudah kita alokasikan sebesar Rp 2 triliun," kata Awang Faroek, Minggu (6/7).

Dukungan APBN dan ketertarikan BUMN untuk bekerja menyelesaikan pembangunan jalan tol di Kaltim ini menurut Awang Faroek merupakan buah dari kerja keras jajarannya untuk terus melakukan lobi ke pemerintah pusat. Selain sudah mendapat lampu hijau dukungan APBN dan PT Jasa Marga, Pemprov Kaltim juga terus melakukan mencari alternatif pembiayaan lain untuk mempercepat penyelesaian jalan tol tersebut.

Disebutkan, Bappenas saat ini sedang  mengkoordinasikan pengurusan administrasi pemanfaatan sisa Loan Cina sebesar US$ 65 juta untuk dapat dimanfaatkan guna menambah pembiayaan jalan tol.

Sebelumnya pada Kamis pekan lalu usai menerima Gubernur Awang Faroek Ishak di kantornya, Menko Perekonomian Chairul Tanjung memuji kegigihan Gubernur Awang Faroek Ishak untuk mewujudkan jalan tol di bumi Kalimantan Timur. Dia pun menegaskan untuk memberi dukungan besar untuk rencana tersebut.

"Kami ingin proyek ini bisa segera diselesaikan dengan cepat dan bisa segera dioperasikan. Jadi dengan demikian, maka mimpi masyarakat Kaltim untuk memiliki jalan tol bisa segera terwujud. Jalan tol ini sangat baik dan sangat strategis, karena itu kami berikan dukungan serius agar bisa segera diselesaikan," tegas Chairul Tanjung, saat itu. 

Selain menyetujui dukungan anggaran Rp 1 triliun untuk jalan tol tahun ini, Menko Chairul Tanjung memastikan akan terus mengawal progres perkembangan pembangunan jalan tol dengan berbagai kemajuan kerjasama yang dilakukan.

"Jumat depan (11/7), tim pusat akan ke Balikpapan untuk membahas lebih teknis tindak lanjut pembangunan jalan tol tersebut," ungkap Chairul Tanjung. 

Tim pusat yang akan dikirim ke Balikpapan untuk membahas kelanjutan pembangunan jalan tol tersebut terdiri dari para pejabat Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Bappenas, PT Jasa Marga dan berbagai instansi tehnis terkait lainnya.

Dukungan untuk penuntasan kelanjutan jalan tol juga disampaikan Direktur Pengembangan Usaha PT. Jasa Marga Abdul Hadi usai bertemu Gubernur Awang Faroek, Kamis lalu.

"Mudah-mudahan apa yang diniatkan Pak Gubernur dan rakyat Kaltim bisa segera terwujud. Saya yakin dengan kehadiran jalan tol, perekonomian Kaltim akan tumbuh lebih cepat karena multiflier efect yang pasti sangat besar. Industri di Kaltim akan tumbuh lebih pesat," kata Abdul Hadi.

Meski demikian, Abdul Hadi belum bisa merinci lebih tehnis terkait besaran  anggaran yang akan disiapkan dan kapan proses pembangunan akan dimulai, karena pihaknya masih akan mempelajari lebih rinci rencana kerjasama tersebut. 

"Kami masih harus mempelajari, mengevaluasi dan menghitung kembali. Tetapi intinya, kami sangat mendukung rencana kerjasama ini," pungkas Abdul Hadi.

Dari Bappenas, Direktur Transportasi Bappenas Bambang Trihartono mengungkapkan, bahwa saat ini pemerintah pusat sedang bergairah untuk membantu Kaltim karena hambatan terkait lahan yang dilintasi jalan tol sudah bisa diselesaikan.

“Menko Perekonomian sudah  menegaskan agar jalan tol dipercepat pembangunannya. Yang penting, tidak ada lagi permasalahan lahan dan hutan lindung, kita akan segera berikan dukungan,” tegas Bambang. (sul/hmsprov)

//Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak  dan Menko Perekonomian Chairul Tanjung (kiri) (samsul/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait
Berita Photo
Berita Photo

03 Agustus 2015 Jam 00:00:00
Pembangunan

Batik Kaltim Dapat Tempat Terhormat
Batik Kaltim Dapat Tempat Terhormat

17 Januari 2015 Jam 00:00:00
Pembangunan

Dishub Kaltim Siapkan 30 Kapal
Dishub Kaltim Siapkan 30 Kapal

03 Juli 2015 Jam 00:00:00
Pembangunan

Government Public Relation