Wagub: Diharapkan Lahir Wirausahawan Baru di Kaltim

Pelatihan Kewirausahaan PW GP Ansor Kaltim

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy berharap generasi muda GP Ansor Kaltim dapat menjadi wirasuhawan yang andal, sehingga mampu melirik pembangunan dunia usaha di Kaltim.
Menurut dia, trobosan yang dilakukan PW GP Ansor Kaltim untuk menggelar pelatihan kewirausahaan dinilai tepat. Karena, diharapkan akan lahir wirausaha muda yang sukses di daerah, terutama dari Organisasi Masyarakat (Ormas)  GP Ansor Kaltim.
“Saya berharap akan lahir wirausahawan muda yang baru di Kaltim. Sehingga akan mampu menciptakan peningkatan ekonomi di daerah. Apalagi, peluang usaha di Kaltim sangat terbuka bagi wirausaha,” kata Farid Wadjdy usai membuka pelatihan kewirausahaan PW GP Ansor Kaltim di Samarinda, Sabtu (12/10).
Farid berharap dari kegiatan tersebut ada langkah konkrit yang dicapai peserta pelatihan. Dia juga bangga, dari sekian peserta, ternyata ada peserta yang saat ini telah memiliki usaha industri rumah tangga (Home Industri). Bahkan produk yang diproduksi sudah dipasarkan di Pulau Jawa dan memiliki legalitas produk dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetik Majelis Ulam Indonesia (LPPOM MUI).
Dia berharap, makin banyak wirausahawan yang ada di Kaltim, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. “Melalui pelatihan tersebut, diharapkan ke depan akan mengurangi tingkat pengangguran di Kaltim. Sebab, untuk mengurangi angka pengangguran bukan hanya dilakukan pemerintah saja, tetapi semua pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan,” jelasnya.
Menurut dia, ada dua hal yang patut diperhatikan dalam pelatihan tersebut, yakni bagaimana memberikan semangat yang tinggi terhadap generasi muda untuk menjadi wirausaha yang profesional, terutama keterampilan dalam mengolah produk dan bagaimana  melatih orang yang tidak memiliki keterampilan, namun bisa memasarkan produk.
Dia menilai, orang yang memiliki kemampuan dalam memasarkan produk kerab mendapatkan keuntungan yang lebih besar. “Karena itu, dari dua hal tersebut diharapkan wirausahawan di Kaltim memiliki kemampuan dalam memasarkan produk,” jelasnya.
Farid mengaku Pemprov Kaltim akan terus mengawal langkah tersebut. Sebab, saat ini Pemprov Kaltim memiliki program jaminan kredit daerah. Karena, itu merupakan komitmen pemerintah di daerah memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam pemberian modal usaha.
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Syafaruddin mengatakan kegiatan tersebut dihadiri 40 peserta yang merupakan warga dari Nahdlatul Ulama (NU) di Samarinda. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Harian PWNU Kaltim HM Rosyid.(jay/hmsprov)

//Foto: MANDIRI. Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy bersama peserta pelatihan yang memperkenalkan produk usahanya. (jaya/humasprov kaltim).


 

Berita Terkait