Wagub Hadi Ingatkan Jangan Pernah Berhenti Belajar

H Hadi Mulyadi

SAMARINDA – Meski pandemi Covid-19 saat ini melanda di hampir seluruh dunia, tidak terkecuali di Kaltim,. namun tidak mengurangi niat dan semangat Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi berbagi ilmu dan pengalaman.

 

Ketika didaulat sebagai keynote speaker dalam seminar online public speaking "Speak with Power and Confidence", Sabtu (2/5/), Wagub mengungkapkan dalam berbicara di depan umum (public speaking) setiap orang harus memiliki kepercayaan diri, menguasai konten pembicaraan, memahami waktu berbicara, serta memahami situasi acara dan audiens.

 

"Ketika berbicara didepan umum apalagi didepan kamera, tidak semudah seperti yang dilihat. Untuk itu, diperlukan kepercayaan diri yang tinggi didukung kemampuan berbicara dan kontrol diri yang baik. Sebuah komunikasi yang lahir dari hati itu akan menembus hati. Karena dari hati yang tulus, sebaik atau sejelek apapun pembicaraan kita maka akan mudah diterima oleh audiens," kata Hadi.

 

Mantan Legislator Senayan dan Karang Paci ini menambahkan dalam berkomunikasi harus pastikan memiliki niat baik dan tujuan yang baik, serta bisa memberikan manfaat sebanyak-banyaknya untuk tujuan yang baik dan positif.

 

Didukung dengan menguasai ilmu pengetahuan sehingga dapat menemukan titik poin dengan lawan bicara atau audiens, dan akhirnya menemukan tujuan dari pembicaraan yang dilakukan.

"Yang jelas jangan pernah berhenti belajar. Saya selalu memperhatikan orang bicara, siapapun orangnya dan mengambil ilmu atau pengalaman dari pembicaraan tersebut.

 

Karena jangan pernah merasa cukup dengan ilmu pengetahuan yang kita miliki. Tips dari saya, selalu berdoa sebelum memulai berbicara didepan umum. Dan juga harus pintar membaca situasi dan memahami situasi berbicara, sehingga audiens dapat dengan mudah memahami apa yang kita sampaikan," tambahnya.


Seminar digagas Semesta Academy ini dipandu I Made Kertayasa, News Anchor TVRI dan diikuti sekitar 97 partisipan dari berbagai daerah diantaranya Bengkulu, Bandung, Balikpapan, Paser dan Samarinda. Mereka merupakan mahasiswa dari berbagai jurusan dan strata pendidikan. (her/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait