Widyaiswara Harus Tingkatkan Kompetensi

Pemberlakuan Peraturan Kepala LAN

SAMARINDA – Perubahan pemberlakukan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) terhadap penyelenggaran pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (Diklat Pim) II, III dan IV serta Diklat Pra Jabatan maka para widyaiswara harus mampu meningkatkan kompetensi.

“Perubahan mendasar pada penyelenggaraan kediklatan, baik diklat pra jabatan maupun diklat kepemimpinan menuntut adanya peningkatan kemampuan tenaga pengajar (widyaiswara) di Bandiklat maupun lingkup SKPD,” kata Sekretaris Badan Diklat Kaltim H Elto pada Seminar Peningkatan Kapasitas Widyaiswara Badan Diklat Kaltim 2014 di Ruang Rapat Merah Maroon Bandiklat Kaltim, Jumat (14/3).

Pedoman penyelenggaraan kediklatan harus sesuai Peraturan Kepala LAN Nomor 22 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyelenggaraan Diklat Pra Jabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Peraturan Kepala LAN Nomor 13 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV serta Peraturan Kepala LAN  Nomor 12 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III dan Tingkat II.

Diakui Elto, walaupun terjadi perubahan yang cukup signifikan pada pennyelenggaraan kediklatan namun Badan Diklat Kaltim siap menyelenggarakan Diklat Pra Jabatan maupun Diklat Kepemimpinan tingkat IV hingga II.

“Saya yakin para widyaiswara sudah dapat memahami serta mengantisipasi perubahan kurikulum pembelajaran dalam penyelenggaraan kediklatan dengan terus meningkatkan kemampuan dan keterampilannya,” harap Elto.

Sementara itu Koordinator Widyaiswara Badan Diklat Kaltim Herna Ahsan mengemukakan seminar sekaligus sosialisasi bertujuan untuk menyampaikan pelaksanaan perubahan pola/model baru kurikulum kediklatan yang harus dilaksanakan Maret ini.

“Kepala LAN menginginkan agar diklat itu memberikan perubahan, sehingga harus dimulai dari tenaga pengajar untuk terus meningkatkan kompetensi untuk ditularkan kepada peserta Diklat Pra Jabatan maupun Diklat Pim,” ujar Herna Ahsan.

Ditambahkan, guna meningkatkan kompetensi widyaiswara maka telah dilakukan sharring knowledge widyaiswara internal Badan Diklat Kaltim membahas materi-materi yang akan disampaikan pada penyelenggaran kediklatan serta pembekalan oleh Pangdam VI Mulawarman tentang Wawasan Kebangsaan dan diikutkan pada kegiatan training of fasilitator (TOF) LAN-RI di PKP2A III LAN Samarinda.

Seminar bertema tantangan widyaiswara dalam membentuk karakter pemimpin perubahan itu diikuti 50 widyaiswara dari Badan Diklat Kaltim dan lingkup SKPD Pemprov Kaltim dengan narasumber guru besar Universitas Mulawarman Profesor Dr Hj Nur Fitriyah. (yans/sul/hmsprov).

//Foto: PERUBAHAN MENDASAR. Para Widyaiswara Badan Diklat dan lingkup SKPD Pemprov Kaltim pada Seminar Peningkatkan Kapasitas Widyaiswara Kaltim 2014.(masdiansyah/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation