2018 Pemprov Targetkan 400 Ribu Penerima BKC

 

 Gubernur Serahkan 250 BKC Kepada Santri Hidayatullah

 

SAMARINDA –  Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan salah satu program prioritas pembangunan di Kaltim adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung terwujudnya percepatan dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kaltim.

"Kualitas SDM Kaltim harus terus ditingkatkan agar dapat bersaing dengan SDM dari provinsi lain bahkan negara lain di dunia, terutama memasuki era globalisasi yang memungkinkan masuknya tenaga kerja dari seluruh negara di dunia ke Indonesia, termasuk ke Kaltim," kata Awang Faroek Ishak pada pembukaan Musyawarah Nasional (Musda) IV Hidayatullah di Balikpapan, Sabtu (7/11). 

Mengantisipasi hal tesebut, Pemprov telah menyiapkan SDM berkualitas melalui program Beasiswa Kaltim Cemerlang (Cerdas, Merata dan Prestasi Gemilang) yang sudah berlangsung sejak 2009 lalu. 

Lebih lanjut Gubernur Awang Faroek menjelaskan, sudah ratusan miliar rupiah dikucurkan Pemprov dalam program beasiswa bagi ribuan pelajar dan mahasiswa Kaltim yang menuntut ilmu baik di dalam daerah, luar daerah maupun luar negeri.

"Tahun 2018 mendatang Pemprov Kaltim menargetkan 400 ribu penerima Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC). Setiap tahun  jumlah penerima terus kita tingkatkan. Hari ini (Sabtu lalu) saya serahkan beasiswa kepada 250 santri Ponpes Hidayatullah," kata Awang.  

Menurutnya, beasiswa  yang diberikan kepada pelajar, mahasiswa, guru, dosen dan penerima lainnya merupakan investasi jangka panjang. Hasilnya memang belum bisa  dinikmati saat sekarang, tetapi 10 hingga 20 tahun mendatang Kaltim akan memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan mampu bersaing dengan SDM dari negara lainnya.

Selain itu,  Kaltim juga telah melaksanakan program Wajib Belajar (Wajar) 12 Tahun,  pemenuhan alokasi anggaran pendidikan 20 persen dari nilai APBD, dimana alokasi dana pendidikan terus mengalami peningkatan. 

Pemprov juga terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan Kaltim dengan melaksanakan penambahan penghasilan guru (insentif), Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda), serta peningkatan kompetensi dan kualifikasi guru ke jenjang yang lebih tinggi

"Semua itu kita lakukan untuk menyiapkan SDM yang berkualitas melalui sektor pendidikan yang merupakan bagian terpenting dari kebutuhan dasar masyarakat disamping sandang, pangan dan papan serta kesehatan," katanya. (mar/sul/hmsporv)

//Foto: KUALITAS SDM. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyerahkan beasiswa Kaltim Cemerlang untuk Santri Hidayatullah. (fajar/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait
Government Public Relation