AFI: Stop Pembangunan, Perhatikan Dulu Pekerja

Gubernur  Tinjau Lokasi Proyek Bangunan Runtuh

SAMARINDA - Musibah ambruknya proyek bangunan rumah toko (Ruko) berlantai tiga di Perumahan Cendrawasih Permai Jalan Ahmad Yani Samarinda mendapat perhatian serius Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak. Sekembalinya dari mengikuti sejumlah kegiatan nasional yang dihadiri presiden  di Jakarta, Kamis (5/5) kemarin, Gubernur Awang Faroek segera meninjau lokasi runtuhan tersebut.

Gubernur minta agar pembangunan gedung yang masih berdiri untuk sementara tidak dilanjutkan dan pemilik proyek bangunan (owner dan kontraktor) bertanggung jawab dan memperhatikan hak-hak pekerja.

"Saya minta pekerjaan bangunan yang masih berdiri ini distop. Owner dan kontraktor harus memperhatikan hak-hak para pekerja dulu. Tolong ini diawasi agar kejadian serupa tidak terulang," kata Awang Faroek saat berdialog dengan para korban.

Didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim Wahyu Widhi Heranata, Gubernur Awang Faroek Ishak menyaksikan detail runtuhan proyek yang dibangun sejak Desember tahun lalu itu. Sekitar satu jam gubernur berkeliling untuk melihat detail lokasi dan mendengarkan penjelasan para pihak terkait.

Gubernur juga melihat posko penampungan korban dan berdialog dengan para pekerja yang selamat dari musibah ini. Kepada para pekerja dan keluarga korban gubernur menyampaikan ucapan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah tersebut.

Selain itu, gubernur juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada para pekerja yang umumnya merupakan pekerja dari luar daerah, khususnya Jawa Timur yang secara langsung atau tidak langsung berkontribusi bagi kemajuan daerah ini.

"Atas nama pemerintah provinsi dan atas nama pribadi, saya menyampaikan ucapan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada para korban. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak yang sudah mau bekerja di Kaltim. Saya berharap, kejadian ini tidak terulang lagi. Sebab itu, semua harus lebih berhati-hati," pesan Awang.

Gubernur  juga memberikan apresiasi luar biasa kepada semu pihak dan relawan, termasuk jajaran TNI dan Polri  yang telah bergerak cepat untuk melakukan upaya evakuasi dan penyelamatan terhadap sejumlah korban runtuhan bangunan tersebut.

Sementara itu, Kepala BPBD Kaltim Wahyu Widhi Heranata mengungkapkan, hingga sore kemarin jumlah korban meninggal dunia yang sudah ditemukan adalah delapan orang. "Diperkirakan masih ada sekitar empat orang yang masih berada di reruntuhan. Yang jelas, kami akan terus membantu upaya evakuasi ini hingga selesai," kata Wahyu Widhi. (sul/es/hmsprov)

 

///FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak berbincang dengan korban runtuhnya bangunan Ruko di Jalan A Yani yang sedang menjalani perawatan.(johan/humasprov)

 

Berita Terkait