Kalimantan Timur
Awang Minta Materi Pendidikan Ditambah Bela Negara

SAMARINDA- Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak meminta agar materi pendidikan di masing-masing sekolah ditambah dengan pengetahuan tentang pendidikan bela Negara. Materi ini diberlakukan dengan tujuan agar pemahaman tentang kedaulatan Negara atau cinta tanah air dapat ditanamkan sejak dini.

Adanya materi ini diharapkan semangat generasi muda di daerah untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) semakin tinggi. Karena, program ini bagian dari mendukung gerakan yang dilakukan Pemerintah Pusat untuk menerapkan pendidikan bela Negara di Indonesia.

“Materi ini bisa kita masukan di muatan lokal, pendidikan Pancasila, sejarah nasional dan bela negara, sehingga nantinya Kaltim akan menjadi pelopor pendidikan bela negara di Indonesia,” kata Awang Faroek Ishak baru-baru ini di Ballroom Olah Bebaya Pendopo Lamin Etam.

Materi tersebut, lanjut Awang, juga bagian dari mendukung gerakan nasional revolusi mental (GNRM) di Kaltim. Karena, revolusi mental sangat penting dan menjadi suatu keharusan dan dijalankan secara berkesinambungan yang pada akhirnya menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Karena itu, materi bela negara ini penting dilaksanakan agar gerakan mampu membangun manusia Indonesia seutuhnya yang berakhlak, berbudi luhur, berbudi pekerti dan berperilaku yang baik.

“Manusia Indonesia adalah insan yang bisa berdiri di atas kaki sendiri dengan bersama-sama bertanggung jawab dalam pembangunan bangsa dan negara serta memiliki kepedulian. Mari dengan semangat bela Negara maupun gerakan revolusi mental kita tingkatkan kemandirian dan daya saing menuju Indonesia maju, bermartabat dan sejahtera, khususnya di Kaltim,” jelasnya.(jay/hmsprov)

Berita Terkait