BBI Hortikultura Jadi Kawasan Agrowisata

BBI Hortikultura Jadi Kawasan Agrowisata

 

SAMARINDA – Rencana Dinas Pertanian (Distan) Tanaman Pangan Kaltim untuk menjadikan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Benih Induk (BBI) Hortikultura menjadi kawasan Agrowisata mendapat respon positif Wakill Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP.

Keinginan Distan Kaltim itu disampaikan langsung H Ibrahim selaku pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim pada Jambore Varietas Hortikultura, Kamis (1/10).

Namun demikian lanjut Mukmin Faisyal, agar keberadaan BBI Hortikultura menjadi kawasan Agrowisata lebih dikenal masyarakat luas, maka perlu dilakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat serta kalangan pelajar maupun mahasiswa.

“Pengembangan kawasan BBI Hortikultura ini menjadi kawasan agrowisata sangat baik. Tetapi Distan harus lebih mengintensifkan sosialisasi keberadaan kawasan ini kepada masyarakat,” kata Mukmin Faisyal di UPTD Balai Benih Induk Hortikultura Desa Batuah Km. 40 Loa Janan Kutai Kartanegara.

Khususnya di saat menjelang musim buah dimana tanaman hortikultura yang ada di kawasan BBI Hortikultura sudah berbuah dan masyarakat yang datang akan melihat serta dapat menikmati potensi yang ada di dalam kawasan agrowisata tersebut.

Wagub mengakui Kaltim memiliki berbagai keunggulan dalam keberagaman tanaman hortikultura baik buah-buahan lokal dengan berbagai jenis maupun tanaman sayuran dan bunga yang tentunya sangat digemari masyarakat.

“Distan melalui aparatnya dapat meningkatkan sosialisasi dan promosi. Diantaranya, menginformasikan ke sekolah-sekolah maupun perguruan tinggi dan masyarakat luas khususnya pada musim buah dan panen sayuran serta bunga mulai bermekaran,” jelas Mukmin.

Selain BBI Hortikultura menjadi kawasan agrowisata juga akan dijadikan sekolah lapang pertanian dan hortikultura bagi pelajar, mahasiswa dan masyarakat petani. Maka, berbagai fasilitas yang tersedia harus dibangun dan dikembangkan.

“Saya rasa pemerintah sangat mendukung pengembangan UPTD ini menjadi kawasan agrowisata dan sekolah lapang. Terutama masyarakat lebih mengenal dan mengetahui bahkan memanfaatkan kawasan ini untuk edukasi, rekreasi dan berlibur,” ungkap Mukmin Faisyal.

Sementara itu Kepala Distan Kaltim H Ibrahim mengungkapkan selama beberapa tahun terakhir ini pihaknya terutama pengelola UPTD BBI Hortikultura sudah mengenalkan potensi kawasan yang terbuka bagi masyarakat khususnya saat musim buah.

“Kawasan UPTD ini memiliki luasan mencapai 35 hektar dan telah dikembangkan berbagai kegiatan pertanian tanaman pangan dan hortikultura terutama perbenihan dan perbibitan. Namun, kita sudah mencoba untuk kepentingan lain seperti pengembangan kawasan agrowisata dan respon masyarakat sangat baik dan banyak berkunjung,”  ujar Ibrahim.

Dia menambahkan pada saat musim buah maka kawasan UPTD BBI Hortikultura dibuka untuk masyarakat umum. Khususnya dapat menikmati sajian berbagai macam buah sepuasnya selama di dalam kawasan dan dikenai pembayaran apabila ingin membawa pulang buah tersebut. (yans/sul/hmsprov)

///Foto: Wagub Kaltim HM Mukmin Faisyal (kanan) saat memanen buah di kawasan BBI Hortikultura di Desa Batuah KM.40 Loa Janan Kukar.(masdiansyah/humasprov kaltim)

 

 

Berita Terkait
DUKUNG OTSUS UNTUK KALTIM
DUKUNG OTSUS UNTUK KALTIM

12 Februari 2015 Jam 00:00:00
Pembangunan

Pemprov Usulkan Tiga  Raperda
Pemprov Usulkan Tiga Raperda

09 September 2015 Jam 00:00:00
Pembangunan

LENSA KALTIM MAJU
LENSA KALTIM MAJU

12 September 2014 Jam 00:00:00
Pembangunan

Government Public Relation