Bidang Kesehatan Dukung Maksimal

Bidang Kesehatan Dukung Maksimal

 

SAMARINDA – Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 51 berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kaltim. Kamis (12/11) yang diikuti segenap pelaksana kesehatan yang ada di daerah ini.

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek yang menjadi Inspektur Upacara (Irup) menyatakan akan terus memberikan dukungan semaksimal mungkin untuk pembangunan bidang kesehatan di Kaltim. Salah satunya adalah dengan memberikan beasiswa untuk seluruh mahasiswa yang belajar di Fakultas Kedokteran maupun seluruh perguruan tinggi kesehatan lainnya asalkan memenuhi syarat dan ketentuan yang ada.

“Mahasiswa Kedokteran dan Kesehatan di Kaltim akan kita beri beasiswa,” tegas Gubernur dalam upacara. Bahkan, Awang meminta kepada Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Unmul) bersama dengan seluruh direktur dari perguruan tinggi kesehatan yang ada di Kaltim untuk segera melaporkan berapa banyak mahasiswanya yang belum menerima beasiswa dari program Beasiswa Kaltim Cemerlang.

Dalam pemberian beasiswa ini, Gubernur Awang Faroek akan memprioritaskan mahasiswa dari daerah perbatasan, daerah terpencil, dan daerah pedalaman. Tidak hanya itu, pemberian beasiswa ini harus diiringi dengan niat kuat dari mahasiswa-mahasiwa tersebut untuk kembali mengabdi ke daerahnya masing-masing (perbatasan, terpencil, dan pedalaman) ketika telah mengakhiri masa studinya di perguruan tinggi.

Ditambahkannya, yang paling dibutuhkan dalam membangun kesehatan yang baik di Kaltim, dibutuhkan dokter-dokter yang berjiwa patriotik, yang rela untuk mengabdikan dirinya demi kemajuan bangsa.

“Di daerah perbatasan akan dibangun Rumah Sakit yang akan membutuhkan banyak tenaga medis, mulai dari dokter, analis, ahli gizi, perawat, dan  tenaga medis lainnya. Saya ingin mahasiswa yang berasal dari daerah tersebut untuk kembali dan mengabdi demi tercapainya penyebaran kesehatan yang merata, tidak hanya di wilayah kota saja,” papar Gubernur.

Selain memberikan beasiswa kepada mahasiswa kesehatan tersebut, Gubernur juga memaparkan rencananya untuk melengkapi fasilitas pendukung kesehatan di Kaltim yang akan mempermudah masyarakat dalam menjaga kesehatan, hingga berobat.

Salah satunya adalah mendirikan Pusat Aritmia Jantung di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie yang telah menjadi rumah sakit tipe A dan menjadi rumah sakit rujukan nasional yang ke-14.

“Disamping itu, pada bulan Desember nanti akan ada radio therapy untuk penyakit kanker,” tambah Awang Faroek. 

Tidak hanya itu, Gubernur juga telah merencanakan untuk membuat Stroke Centre yang akan diberi nama Awang Faroek Centre. Ini dilakukan agar seluruh masyarakat sadar akan pentingnya menjaga kesehatan.

“Kita harus benar-benar mengatur kesehatan kita, kesehatan adalah milik kita. Sakit itu dating tidak memandang usia, maka mulai sekarang dengan semangat hari kesehatan nasional, mulailah untuk hidup sehat,” tutupnya mengakhiri. (aka/hmsporv)

//Foto: DOKTER CILIK. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek ceria bersama dokter cilik yang turut hadir pada upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional. (fajar/humasprov kaltim).

 

 

Berita Terkait
Government Public Relation