BPBD Kaltim Siap Wujudkan Program Nawa Cita

SAMARINDA - Badan Pembangunan Perbatasan Daerah  (BPPD) Kaltim siap mewujudkan  program Nawa Cita ke-3 pemerintahan Jokowi-JK yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Daerah pinggiran dimaksud diantaranya adalah kawasan perbatasan. Oleh sebab itu, pembangunan kawasan perbatasan itu harus mendapat dukungan penuh pemerintah pusat.

"Melalui program tersebut pemerintah pusat telah menetapkan bebarapa pembangunan infrastruktur jalan di daerah perbatasan antara lain di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kabupaten Mahakam Ulu (Kaltim)," kata Kepala BPPD Kaltim Frederik Bid, Rabu (2/3).

Dikatakan, pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Mahakam Ulu diantaranya dilakukan dengan membangun jalan di Tiong Ohang dengan perkiraan dana mencapai Rp600 miliar dan dikerjakan dengan pola tahun jamak (multiyears contract).

Selain itu juga sudah dilakukan feasibility study bandara di Kecamatan Long Apari, kemudian pembangunan infrastruktur jalan dari Kabupaten Kutai Barat  ke Kabupaten Mahakam Ulu sepanjang 400 kilometer. 

Kehadiran infrastruktur darat ini sangat dibutuhkan, mengingat warga kawasan perbatasan itu selama ini hanya mengandalkan transportasi melalui alur sungai. Sementara jika terjadi musim kemarau, maka distribusi logistik akan terganggu hingga berdampak signifikan terhadap melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok.

 Sedangkan keberadaan jaringan komunikasi juga sangat penting, bukan saja untuk sarana telekomuniasi, tetapi juga  untuk mengakses berbagai data dan informasi penting  baik dari pusat, provinsi, maupun  antar kabupaten/kota, begitu juga antar kecamatan. 

"Oleh karenai itu, program Nawa Cita Presiden Jokowi-JK semuanya masuk kedalam program BPPD Kaltim 2016 dan diharapkan program-program tersebut nantinya bisa kita realisasikan tahun ini," kata Frederik Bid. (mar/sul/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation