BPPD Kaltim Minta Sanggar Seni di Perbatasan Usulkan Anggaran

SAMARINDA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah siap mengalokasikan anggaran pembinaan sanggar seni untuk wilayah perbatasan Kaltim terutama di wilayah perbatasan darat Kabupaten Mahakam Ulu.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pembangunan Perbatasan Daerah (BPPD) Kaltim Frederik Bid didampingi Kepala Bidang Lembaga Sosial dan Budaya BPPD Kaltim Ibrahim Dungau beberapa waktu lalu.

Menurut dia, bantuan yang akan diberikan Kemendikbud bertujuan agar sanggar kesenian yang di wilayah perbatasan terus berkarya dan berkembang untuk melestarikan seni dan budaya di daerah ini.

"Sanggar seni nantinya membuat usulan dan proposal serta mendapat rekomendasi dari Pemprov Kaltim atau dari Pemkab setempat. Setelah itu diajukan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan anggaran pembinaan sanggar seni  dari Kemendikbud," kata Frederik Bid.

Bantuan Kemendikbud diketahui usai BPPD Kaltim menyerahkan usulan untuk pengiriman tim sanggar seni wilayah perbatasan dalam perhelatan Festival Anak Bangsa 2016 yang akan digelar sekitar November mendatang.  "Usulan kami diterima dan disetujui. Mudah-mudahan dalam Festival Anak Bangsa 2016 itu, kita bisa membawa anak-anak perbatasan untuk ikut event ini," katanya.

Bukan hanya pembinaan, Kemendikbud juga akan memberikan bantuan pembangunan rumah budaya untuk mempertahankan dan memperkuat eksistensi individu maupun kelompok-kelompok masyarakat yang memiliki tujuan pelindungan, pengembangan dan pemanfaatan nilai sejarah dan budaya,  termasuk budaya lokal.

"Ada juga bantuan Rumah Budaya. Namun, ada beberapa kriteria untuk mendapat bantuan tersebut, diantaranya memiliki tanah sendiri atau hibah, rutinitas kegiatan kesenian, sanggar seni terdaftar dan direkomendasikan Pemprov Kaltim atau Pemkab Mahulu,” katanya. (rus/sul/es/hmsprov).

Berita Terkait
Government Public Relation