BPPD Kaltim Siap Terima Investor Pengembangan Kakao

SAMARINDA - Pemprov Kaltim melalui Badan Pembangunan Perbatasan Daerah (BPPD) Kaltim siap menerima investor yang ingin berinvestasi di wilayah perbatasan Kaltim terutama sektor perkebunan dalam hal pengembangan kakao di Kabupaten Mahakam Ulu.

Kepala BPPD Kaltim Frederik Bid melalui Kepala Bidang Pembinaan Ekonomi dan Dunia Usaha BPPD Kaltim Husaini mengatakan bahwa kakao merupakan salah satu komoditi yang sangat potensial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

"Kami telah melakukan kajian investasi pengembangan kakao di Kabupaten Mahulu. Kami menilai, komoditi ini merupakan salah satu yang paling tepat bagi masyarakat dibandingkan dengan menanam kelapa sawit dan karet," kata Husaini di kantornya, Rabu (27/4).

Husaini menuturkan bahwa BPPD Kaltim telah menawarkan ke sejumlah perusahaan untuk melakukan investasi dalam pengembangan kakao di Kabupaten Mahulu. Salah satu perusahaan yang ditawarkan yakni CV Masagena yang merupakan salah satu perusahaan yang mengumpulkan, menentukan tingkat kualitas, mengemas dan mengekspor biji kakao berkualitas tinggi kepada pelanggan internal dan eksternal di Indonesia dan melayani penjualan ke PT. Cargill Indonesia dan PT. Papandayan Cocoa Industries.

"Bukan hanya CV. Masagena, kami juga menawarkan ke perusahaan lainnya yang ingin berinvestasi pengembangan kakao di perbatasan. Yang jelas, kami dengan tangan terbuka menerima investor yang ingin berinvestasi kakao di Kabupaten Mahulu yang merupakan wilayah produsen kakao dengan kualitass terbaik," yakin Husaini. (rus/sul/es/humasprov

Berita Terkait
Government Public Relation