BPPKB dan LPPM Unmul Data Anak Putus Sekolah dan ABK

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB (BPP-KB) Kaltim menjalin kerjasama dengan Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda untuk mendata anak putus sekolah dan anak berkebutuhan khusus (ABK).

“Pada tahap awal, kita mulai tahun ini. Kami melibatkan mahasiswa KKN (kuliah kerja nyata) dari Unmul. Data yang tampil nantinya by name by address untuk anak kita yang putus sekolah maupun ABK di tiga daerah,” kata Kepala BPPKB Kaltim Hj Ardiningsih didampingi Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak  Hj Hardiana Muriyani.

Menurut dia, data yang diperoleh selama ini hanya berdasarkan  presentasi yang ditampilkan BPS Kaltim, sehingga dinilai belum menggambarkan kondisi maupun data yang sesungguhnya di lapangan.

Pelibatan mahasiswa Unmul Samarinda dilakukan sejak awal pelaksanaan KKN angkatan ke-41 tahun 2015 pada Juni lalu. Khususnya mahasiswa KKN di tiga daerah yakni Balikpapan, Samarinda dan Bontang sebanyak 700 mahasiswa yang terbagi dalam 68 kelompok.

“Target kita diakhir pelaksanaan KKN untuk data by name by address APS dan ABK di tiga daerah sudah terkumpul. Selanjutnya, dilakukan koordinasi dan konsultasi dengan  instansi terkait untuk percepatan penanganan,” ungkap Ardiningsih.

Dia menyebutkan kerjasama akan terus dilanjutkan dengan melibatkan para mahasiswa KKN di seluruh wilayah kabupaten dan kota se-Kaltim. diharapkan pemerintah daerah ikut memberikan dukungan atas pelaksanaan pendataan APS dan ABK di daerah masing-masing.

 Sementara itu Kepala Bagian TU LPPM Unmul Samarinda H Jauhari Effendi mengemukakan kerjasama Pemprov Kaltim dengan LPPM Unmul dengan melibatkan mahasiswa KKN tahun ini sangat effektif.

“Kerjasama ini sangat sinergis dalam memberdayakan mahasiswa KKN kita di lapangan. Sebab, mereka diharapkan selain memperoleh data by name by address APS dan ABK. Juga meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat,” ujar Jauhari Effendi.

Ditambahkan, para mahasiswa KKN itu melakukan pendataan dari door to door (rumah ke rumah), sehingga data yang diperoleh objektif dan valid. Kegiatan dapat terus ditingkatkan dan dilanjutkan melalui kerjasama yang lebih sinergis antara Pemda dan PTN.(yans/es/adv)

Foto: Mahasiswa KKN bersama fasilitator dari LPPM Unmul Samarinda, Pemprov Kaltim serta Pemkot Bontang.(ist)

Berita Terkait
Government Public Relation